Operasi Ketupat 2020 Ditutup, 1.546 Kendaraan Dihalau Masuk DIY

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 16:45 WIB
Dishub DIY melakukan pemeriksaan kendaraa di wilayah Tempel, Sleman, Jumat (24/4/2020)
Foto: Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan di wilayah Tempel, Sleman, Jumat (24/4/2020). (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memeriksa 38.188 unit kendaraan bermotor (ranmor) selama Operasi Ketupat 2020. Sebanyak 1.546 ranmor di antaranya diputar balik atau dihalau saat akan masuk DIY karena melanggar protokol pandemi virus Corona (COVID-19).

"Dari 38.188 kendaraan, 1.546 unit ranmor harus putar balik karena melanggar ketentuan protokoler kesehatan masa pandemi COVID-19," kata Dirlantas Polda DIY Kombes I Made Agus Prasatya, Selasa (2/6/2020).

Selama dilangsungkan operasi, Ditlantas Polda DIY mendirikan pospam dan pos penyekatan di wilayah perbatasan DIY-Jateng, masing-masing pospam penyekatan adalah Pospam Tempel, Pospam Prambanan (Sleman), Pospam Temon (Kulon Progo) dan Pospam Bedoyo (Gunungkidul).

Di pospam-pospam tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang berniat ke keluar-masuk DIY. Total pospam yang dibangun 22, ditambah 4 pospam Penyekatan bersinergi dengan TNI, Dishub, Dinkes/Puskesmas, dan Satpol PP, melibatkan 2.704 personel.

"Perlu dipahami, petugas sama sekali tidak mempersulit masyarakat, melainkan justru menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat agar tidak tertular COVID-19," tegasnya.

Selain itu pihaknya juga melakukan pemeriksaan pada mobil angkutan barang dan orang. Semisal, mobil travel atau penumpang yang digunakan untuk mudik lebaran.

"Jika terbukti kendaraan tersebut digunakan untuk mudik dan tidak memenuhi persyarakat, maka akan diminta untuk putar balik," katanya.

"Selain melaksanakan dikmas dan sosialisasi tentang SOP berkeselamatan lalu lintas dalam pandemi COVID-19, petugas juga melakukan penegakan hukum non-justicia dalam bentuk teguran dan memutarbalikkan kendaraan yang berniat mudik," jelasnya.

Simak video 'Biar Nggak Salah, Perhatikan 10 Hal Ini Saat Ingin Buat SIKM':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2