Round-Up

Bau Alkohol dari Mulut Kapolsek Penabrak Rumah Tewaskan 2 Warga Rembang

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 09:15 WIB
Ayah korban balita, Mahfudz menyebut Kapolsek yang menabrak rumahnya sempat mengelak bahwa ia yang mengendarai mobil tersebut.
Kondisi rumah yang ditabrak mobil Kapolsek. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Iptu S, seorang Kapolsek di Rembang mengalami insiden kecelakaan tunggal. Mobilnya menabrak sebuah rumah warga di Desa Bangunrejo, Pamotan, Rembang, Senin (25/5) malam hingga menewaskan seorang balita dan neneknya. Sejumlah fakta terungkap dari kecelakaan itu.

Pihak keluarga korban mengungkap berbagai fakta baru yang terjadi sesaat setelah insiden menabraknya mobil Panther yang dikendarai Kapolsek tersebut. Mulai dari Iptu S sempat mengelak mengemudikan mobil nahas tersebut, hingga tercium aroma alkohol.

Sempat Mengelak Mengakui
Ayah korban balita, Mahfudz menyebut Iptu S sempat mengelak mengakui sebagai pengemudi mobil tersebut. "Habis mobil nabrak, saya lihat ada polisi di depan sini, saya tanya sopirnya mana, dijawab lari," kata Mahfudz, Selasa (26/5/2020).

Melihat kondisi anak dan mertuanya luka parah, Mahfudz mengaku sempat emosi. Hingga Mahfudz sempat hendak merusak mobil tersebut. "Pas saya mau mukul kaca mobil itu, baru pak Polisi tadi ngaku kalau itu mobilnya. Nah kalau ngaku sejak awal kan saya tidak emosi seperti ini," imbuhnya.

Bau Alkohol dari Mulut Pelaku
Selain itu, Mahfudz juga mengaku mencium aroma alkohol saat berbicara dengan yang bersangkutan. "Ya kondisinya kayak orang mabuk, soalnya bau minuman (alkohol). Iya sempet deket itu mulutnya sama saya itu, pas hadapan sama saya," jelasnya.

Tak hanya mencium aroma alkohol, Mahfud menyebut ia melihat gelagat gagap dari sang Kapolsek. Bahkan, bola mata disebut Mahfudz berwarna merah. "Agak gagap, kalau orang mabuk kan omongannya gak jelas, matanya merah," paparnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3