Ada Edaran Salat Id di Rumah, Banyak Warga di Klaten Ngeyel Berjemaah

Achmad Syauqi - detikNews
Minggu, 24 Mei 2020 13:45 WIB
Warga menggelar salat Idul Fitri di halaman SMK di Klaten
Foto: Warga menggelar salat Idul Fitri di halaman SMK di Klaten (Achmad Syauqi detikcom)
Klaten -

Surat edaran Pemkab Klaten yang berisi imbauan melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing ternyata banyak diabaikan warga. Di sejumlah lokasi, masih ada masyarakat yang melaksanakan salat di masjid, jalan maupun tanah lapang.

Pantauan detikcom, Minggu (24/5), di beberapa wilayah salat Idul Fitri berjemaah mayoritas digelar di masjid dusun. Namun ada juga yang di jalan desa maupun jalan kampung.

Di Jalan Delanggu-Wonosari, Desa Jelobo misalnya, jalan kabupaten ditutup warga untuk salat Idul Fitri. Di Jalan Delanggu-Juwiring, halaman SMK YP di Desa Bulan juga tampak dijadikan lokasi salat Idul Fitri.

Pemandangan serupa juga terlihat di Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo. Di desa ini sempat ada satu pasien positif ada sejumlah titik lokasi salat Idul Fitri berjemaah.

"Ada 50 titik pelaksanaan salat sehingga tidak terjadi kerumunan yang rapat. Setiap RT ada 1-3 lokasi," kata Kades Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, Joko Lasono pada detikcom, Minggu (24/5/2020).

Laksono menyebut mayoritas salat Id digelar di masjid, tapi ada pula yang dilakukan di halaman rumah warga. Dia menyebut pelaksanaan salat di luar rumah ini menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Hal senada juga disampaikan Kades Kalikotes, Kecamatan Kalikotes, Ponidi. Ponidi mengatakan mengatakan ada puluhan lokasi salat Idul Fitri di wilayahnya.

"Tidak ada yang dilaksanakan di tanah lapang, semua di masjid dan musala," jelas Ponidi.

Tonton juga video Perayaan Idul Fitri Umat Muslim Dunia saat Pandemi Corona:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2