Round-Up

Misteri Auman Misterius Mirip Harimau yang Gegerkan Warga Klaten

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 09 Mei 2020 09:31 WIB
Wagimin menunjukkan area lokasi dirinya mendengar auman misterius, Klaten, Jumat (8/5/2020).
Foto: Wagimin menunjukkan area lokasi dirinya mendengar auman misterius, Klaten, Jumat (8/5/2020). (Achmad Syauqi/detikcom)
Yogyakarta -

Warga di Dusun Tegalsari, Desa Kendalsari, Klaten mengaku mendengar suara auman mirip harimau. Tak hanya itu warga juga mengaku melihat hewan bercorak loreng dan menemukan jejak kaki berukuran besar tak jauh dari permukiman. Hewan apakah ini?

Cerita itu dituturkan seorang warga yang juga merupakan Ketua RT 20/8, Dusun Tegalsari, Desa Kendalsari, Klaten bernama Wagimin (48). Kala itu Wagimin tengah mencari rumput lalu mendengar auman pada Rabu (7/5) pukul 05.45 WIB.

"Saya kaget ada suara mengaum, lalu saya toleh ada sosok meloncat ke timur. Saya lihat sekilas loreng," tutur Wagimin, Jumat (9/5/2020).

Melihat sekelebat sekelebat bayangan loreng itu, Wagimin mengaku langsung lari berlawanan arah dengan bayangan tersebut. Setelah rasa takutnya hilang, Wagimin lalu memberanikan diri menengok ke lokasi tempat dia melihat hewan tersebut.

Saat itulah dia melihat beberapa jejak kaki hewan di tanah mirip jejak kaki anjing.

"Meskipun mirip anjing tapi saya yakin bukan anjing sebab ukuran jejak kakinya besar. Oleh para pemuda lalu dicari tapi tidak ketemu," tuturnya.

Desa Kendalsari berada sekitar enam kilometer dari puncak Gunung Merapi. Wagimin menyebut area di sebelah barat rumahnya itu ditumbuhi rumput gajah yang rapat, kemudian jika berjalan ke arah barat akan sampai pada jurang.

"Jarak 500 meter ke barat ada jurang dan masuk wilayah Desa Sidorejo. Kalau terus naik sampai ke hutan," terang Wagimin.

Dia mengaku baru pertama kali mendengar auman maupun jejak kaki hewan berukuran besar tersebut. Hal senada juga diamini Kadus 3 Desa Kendalsari, Kecamatan Kemalang, Wahyudi yang meyakini kebenaran cerita dari Wagimin tersebut.

"Yang jelas dilihat RT itu jejaknya. Tapi juga ada suara mengaum tetapi suara hewan apa tidak bisa dipastikan," jelas Wahyudi pada detikcom di balai desa.

Tonton juga video Bikin Heboh Sebarkan Isu Kemunculan 5 Harimau, Syawaludin Minta Maaf:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2