Bupati Sleman Keluarkan SE Pemakaman Jenazah Pasien Corona, Ini Detailnya

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Rabu, 15 Apr 2020 13:53 WIB
Ilustrasi Corona
Foto: Ilustrasi pandemi Corona
Sleman -

Pemerintah Kabupaten Sleman mengeluarkan standar atau aturan mengenai tata laksana penanganan jenazah pasien positif dan pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona atau COVID-19. Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Sleman Nomor 443/00987 tanggal 14 April 2020.

Bupati Sleman Sri Purnomo menjelaskan Pemkab Sleman telah menyiapkan tempat pemakaman khusus untuk pasien positif maupun PDP virus Corona di Madurejo, Prambanan. Namun ada mekanisme khusus jika pihak keluarga menghendaki jenazah dimakamkan di pemakaman setempat.

"Apabila keluarga menghendaki pemakaman di tempat pemakaman setempat, sebelum jenazah diberangkatkan dari rumah sakit, keluarga harus berkoordinasi dengan RT/RW/Padukuhan untuk kelancaran proses pemakaman," kata Sri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/4/2020).

Sri menjelaskan, dukuh harus menghubungi Tim Gugus Tugas COVID-19 tingkat desa. Tujuannya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak ada kepanikan dan penolakan saat proses memakamkan jenazah.

"Dukuh setelahnya harus menghubungi Gugus Tugas Desa dan Kecamatan dan Gugus Tugas Kecamatan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menenangkan dan mengedukasi warga tentang aspek kesehatan jika diperlukan, serta mengamankan proses pemakaman," jelasnya.

Masyarakat, kata Sri, diminta menggali dan menimbun liang lahat. Sedangkan proses penurunan jenazah ke liang lahat dilakukan oleh petugas. Dia pun meminta kepada gugus tugas tingkat kecamatan, ketika ada jenazah pasien positif maupun PDP virus Corona, agar melaporkan ke Dinas Kesehatan Sleman.

Selanjutnya
Halaman
1 2