Rapid Test, Balita dan Anak 7 Tahun di Sragen Terindikasi Corona

Andika Tarmy - detikNews
Selasa, 14 Apr 2020 22:30 WIB
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Selasa (14/4/2020).
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Selasa (14/4/2020). (Foto: Andika Tarmy/detikcom)
Sragen -

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sragen melakukan rapid test kepada 12 orang yang melakukan kontak erat dengan dua pasien yang sudah dinyatakan positif virus Corona. Hasilnya, seorang bayi berusia 1 tahun 4 bulan dan anak berusia 7 tahun terindikasi positif Corona.

"Setelah kemarin kita dapatkan dua orang dengan swab positif Corona, kami lakukan tracking melalui DKK (Dinas Kesehatan Kabupaten) dan Puskesmas. Tentunya diutamakan bagi mereka yang melakukan kontak erat dengan pasien positif COVID-19. Total 12 orang kita rapid test, ada dua yang positif," ujar Bupati yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, kepada wartawan, Selasa (14/4/2020).

Yuni, sapaan akrabnya, mengungkapkan bayi berusia 1 tahun 4 bulan yang hasil rapid test-nya positif, diketahui merupakan anak kandung dari pasien positif Corona laki-laki. Sementara anak berusia 7 tahun yang hasil rapid test-nya positif, merupakan cucu dari pasien positif Corona perempuan. Rapid test tersebut dilakukan di dua lokasi lingkungan tempat tinggal pasien positif Corona di wilayah Kecamatan Sragen Kota.

"Mengetahui hasil tersebut, kami melakukan diskusi panjang dengan para dokter karena ini menyangkut anak. Hasilnya, bayi dan anak dengan hasil rapid test positif tadi, akan menjalani isolasi mandiri," kata Yuni.

Selanjutnya
Halaman
1 2