10 Peserta Ijtima Gowa Diisolasi, Kebutuhan Hidup Dipenuhi Aparat Desa

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 14 Apr 2020 14:56 WIB
Peserta Ijtima asal Kecamatan Juwiring, Klaten bersiap berangkat ke RSUD untuk diperiksa, Selasa (14/4/2020).
Peserta Ijtima Gowa asal Kecamatan Juwiring, Klaten, bersiap berangkat ke RSUD untuk diperiksa, Selasa (14/4/2020). (Foto: dok. Istimewa)
Klaten -

Sebanyak 10 orang peserta kegiatan Ijtima Dunia di Gowa Sulawesi Selatan asal Klaten kini menjalani isolasi mandiri. Warga, pemerintah, dan gugus tugas kecamatan memenuhi semua kebutuhan 10 warga tersebut.

"Mulai sembako, seperti beras, telur, minyak, dan gula kami bantu. Kebutuhan sayur dan jajan untuk anak-anaknya juga dibantu desa dan kecamatan," ungkap Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona Kecamatan Juwiring, Herlambang Jaka Santoso, kepada detikcom, Selasa (14/4/2020).

Herlambang, yang juga menjabat Camat Juwiring, mengatakan di wilayahnya ada lima orang peserta Ijtima di Gowa. Ada yang isolasi mandiri di rumah dan ada yang dirawat di rumah sakit.

"Ada 5 orang. Yang dua PDP dirawat di RSUP Tegalyoso. Yang tiga di rumah, isolasi mandiri beserta keluarganya, dan sisanya di Kecamatan Wonosari," jelas Herlambang.

Tiga orang tersebut beserta keluarga diminta isolasi mandiri selama 14 hari. Para warga yang diisolasi akan dijamin kebutuhan hidupnya.

"Jadi komitmen untuk isolasi, kebutuhan minimal hidupnya harus kita jamin. Seminggu sekali kami berikan sesuai kebutuhan mereka sekeluarga dan untuk sayur harian dengan WA mereka pesan ke RW lalu dikirim via tukang sayur," jelas Herlambang.

Lihat video Dievakuasi Petugas, Pasien Corona di Mamuju Disemangati Warga: