Sidang Kasus Perundungan Siswi SMP Purworejo Digelar Online-Tertutup

Rinto Heksantoro - detikNews
Selasa, 14 Apr 2020 13:31 WIB
Suasana sidang online kasus perundungan siswi SMP di Purworejo
Suasana sidang online kasus perundungan siswi SMP di Purworejo. (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Purworejo -

Kasus perundungan siswi SMP Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, oleh tiga teman sekolahnya, mulai disidangkan hari ini. Sidang digelar secara online dan tertutup.

Sidang kasus perundungan siswi SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo digelar secara online dan tertutup di dua tempat yang berbeda, Selasa (14/4/2020). Sidang sengaja digelar secara online berdasarkan peraturan Mahkamah Agung RI untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Hakim tunggal dalam kasus tersebut, Samsumar Hidayat memimpin sidang dari ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Purworejo sedangkan pihak korban, terdakwa, penasehat hukum serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) berada di Aula Kasman Singodimejo Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo. Sidang dilakukan dengan video conference dari masing-masing ruangan.


Dalam sidang tersebut, ketiga terdakwa yang masih di bawah umur yakni TP (16), DF (15), dan UH (15) didakwa dengan dakwaan tunggal pasal 76 c juncto pasal 80 ayat 1 UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Penggati UU No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kesatu atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Karena terdakwa masih anak-anak jadi ancamannya maksimal setengah dari orang dewasa. Ya nanti tergantung dari majelis hakim, biasanya kurang dari 4 tahun," kata Jaksa Penuntut Umum, Masruri Abdul Aziz, ketika ditemui detikcom usai sidang.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2