Dituduh Ujaran Kebencian ke Jokowi, Mahasiswa Solo Diciduk Polda Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 00:13 WIB
ilustrasi penjara
Foto: Ilustrasi/Andi Saputra
Semarang -

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta bernama Mohammad Hisbun Payu atau Iss ditangkap dan ditahan oleh Polda Jawa Tengah karena posting-annya di Facebook dituding bernada ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Didampingi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia-Lembaga Bantuan Hukum (YBHI-LBH) Semarang, Iss akan mengupayakan praperadilan.

Penasihat hukum Iss dari YBHI-LBH, Naufal Sebastian mengatakan Iss ditangkap karena diduga melanggar Pasal 45A Ayat (2) jo Pasal 28 Ayat (2) UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Iss dituduh melakukan ujaran kebencian kepada Presiden Joko Widodo karena melakukan kritik melalui media sosial mengenai kebijakan Presiden Jokowi yang lebih mementingkan investasi dibandingkan kondisi rakyatnya," kata Naufal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/3/2020).

Naufal menjelaskan, peristiwa penangkapan terjadi di kos Iss tanggal 13 Maret 2020 pukul 14.00 WIB. Iss baru menerima surat penangkapan dan penetapan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan tersangka terhadap Iss.

"Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 17.00 hingga pukul 23.00 WIB dan langsung dilakukan penahanan. Iss lebih dulu ditangkap sebelum ditetapkan sebagai tersangka, padahal penangkapan yang dilakukan terhadap Iss bukanlah operasi tangkap tangan," tandasnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2