Kasus Suap

Bupati Kudus Dituntut 10 Tahun Bui dan Bayar Uang Pengganti Rp 3,1 M

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 16:40 WIB
Sidang dakwaan Bupati M Tamzil
Foto: Bupati Kudus nonaktif M Tamzil/Angling-detikcom
Semarang -

Bupati Kudus nonaktif, M. Tamzil dituntut 10 tahun penjara oleh jaksa KPK. Tamzil juga dituntut denda Rp 250 juta serta hukuman uang pengganti Rp 3,1 miliar.

"Menuntut majelis hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 10 tahun penjara. Dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan," kata Jaksa pada KPK, Joko Hermawan di Pengadilan Tipikor, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/3/2020).

Tamzil juga dituntut untuk membayar uang pengganti kerugian negara atas gratifikasi terkait suap jabatan di lingkungan Pemkab Kudus. Uang pengganti yang diduga telah dinikmati Tamzil senilai Rp 3,1 miliar.

"Membayar uang pengganti Rp 3.100.000.000. Jika tidak dibayar dalam satu bulan maka harta benda terdakwa akan disita dan dilelang. Jika tidak mencukupi maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun," jelasnya.

Jaksa pada KPK juga meminta majelis hakim mencabut hak politik terdakwa. Pencabutan hak politik ini selama lima tahun selepas menjalani masa hukumannya.

"Pencabutan hak untuk dipilih selama 5 tahun setelah selesai melalui hukuman," tegas Joko.

Jaksa menilai hal yang memberatkan terdakwa yakni menyalahgunakan jabatannya, hingga pernah menjalani hukuman. Selain itu selama menjalani sidang, terdakwa juga dinilai berbelit.

"Terdakwa menggunakan pengaruh kekuasaannya, menggunakan orang lain, terdakwa tidak berterus terang," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2