Kata Sultan Yogyakarta Soal Polemik Keaslian Keris Diponegoro

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 11 Mar 2020 17:28 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Senin (9/3/2020).
Sri Sultan Hamengku Buwono X (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Pengembalian keris Pangeran Diponegoro dari Belanda memantik polemik terkait keaslian jenis keris tersebut. Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengaku tidak bisa menilai keaslian keris tersebut.

"Nggak tahu aku (keris Pangeran Diponegoro dari Belanda asli tidak). Aku kan ora nompo (saya kan tidak menerima keris Pangeran Diponegoro dari Belanda)," ucap Sri Sultan saat ditemui wartawan di Regol Donopratopo, kompleks Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kecamatan Keraton, Kota Yogyakarta, Rabu (11/3/2020).

Selain itu, Sultan mengaku tidak tahu jumlah keris milik Pangeran Diponegoro.

Kata Sultan Yogyakarta Soal Polemik Keaslian Keris DiponegoroFoto: Naga Siluman di Keris Kiai Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro. (Dok pribadi sejarawan Sri Margana)

"Ya nggak ngerti (berapa jumlah keris Pangeran Diponegoro), aku urung lahir e (saya belum lahir saat masa perjuangan Pangeran Diponegoro)," cetus Sultan.

Sebelumnya diberitakan, keris milik pahlawan nasional Pangeran Diponegoro telah dikembalikan oleh Pemerintah Belanda kepada Indonesia.Keris milik Pangeran Diponegoro yang bernama Kiai Naga Siluman itu lalu dipajang di ruangan Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3).

Keris tersebut diserahkan oleh Raja Willem Alexander kepada Presiden Jokowi. Dilansir dari situs resmi pemerintah Belanda, Senin (9/3), keris berwarna hitam dengan ukiran berlapis emas itu sempat dikabarkan hilang. Keris tersebut berhasil diidentifikasi setelah dilakukan penelitian oleh Museum Volkenkunde, Leiden.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2