Buka-bukaan Tips Anti-Baper Diserang Haters Ala Risma dan Raditya Dika

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 04 Mar 2020 17:33 WIB
Dyouthizen di UNS Solo, Rabu (4/3/2020).
Foto: D'youthizen di UNS Solo, Rabu (4/3/2020). (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan YouTuber Raditya Dika berbagi tips agar tidak mudah baper (terbawa perasaan) saat dikritik haters. Dua public figure ini punya cara berbeda dalam untuk menghadapi serangan haters. Seperti apa tipsnya?

Bagi Risma, hal terpenting ialah kita tidak boleh merasa paling hebat. Dengan demikian, kita bisa ikhlas menerima kritikan orang lain.

"Jadi kalau kita merasa tidak mampu, maka saya harus belajar kepada siapa pun. Dari belajar itu kita analisa, maka akan mudah," kata Risma di auditorium GPH Haryo Mataram.

Saran tersebut disampaikan Risma saat mengisi acara d'Youthizen detikcom Goes to Campus di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Rabu (4/3/2020).

Risma menekankan jika merasa hebat dan benar, maka seluruh kritik tidak akan bisa diterima secara positif. Dia berpesan agar para kaum muda tidak menutup diri dari kritikan.

"Jangan kita pasang dinding di depan kita seolah-olah kita yang paling benar, sehingga kita sulit menerima masukan. Orang sulit maju karena kita nggak bisa terima masukan orang," ujarnya.

Risma lalu bercerita tentang hujatan yang dia terima karena pembangunan proyek drainase. Namun, pada akhirnya kritik itu berbalik menjadi pujian karena warga senang Surabaya tak banjir seperti sebelumnya.

"Dulu semua orang marah saat aku bangun box besar-besar (untuk drainase) itu. Apalagi dulu itu saya belum tahu juga bagaimana manage-nya, tapi kemarin beberapa tahun lalu, mereka berterima kasih karena Surabaya tidak banjir," ujarnya.

Beda dengan Risma, Raditya Dika ternyata punya tips jitu biar anti-baper. Dengan banyolannya dia menyampaikan jika dialah yang memberi komando para haters untuk mengkritik dirinya.

Selanjutnya
Halaman
1 2