Round-Up

Pengakuan Lengkap Tersangka Tragedi SMPN 1 Turi tentang Kepala Gundulnya

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 11:46 WIB
Tiga tersangka tragedi SMPN 1 Turi, Sleman, Rabu (26/2/2020).
Foto: Tiga tersangka tragedi SMPN 1 Turi, Sleman, Rabu (26/2/2020). (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Yogyakarta -

Penampilan gundul tiga tersangka Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Sleman menuai polemik. Salah seorang tersangka kemudian buka suara terkait kondisinya setelah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk tentang rambutnya yang dipangkas habis oleh polisi.

"Jadi di sini kami baik-baik saja, tidak ada tekanan apapun, kami diperlakukan baik," ujar salah seorang tersangka, Isfan Yoppy Andrian (36) kepada wartawan di Mapolres Sleman, Rabu (26/2).

Pernyataan ini disampaikan Yoppy yang juga mewakili dua tersangka lain yakni Riyanto (58) dan Danang Dewo Subroto (58). Yoppy mengaku rambutnya digunduli oleh polisi atas permintaan mereka sendiri.

"Jadi kalau gundul itu memang permintaan kami jadi pada dasarnya demi keamanan karena kalau saya tidak gundul banyak yang melihat saya itu (mudah dikenali)," ujarnya.

Sebagai tsrsangka, dia mengaku tidak ingin dibedakan dengan tahanan lain. Sebab di dalam sel semua tahanan berpenampilan sama. Menurut Yoppy, penyeragamanan penampilan itu juga berkaitan dengan keselamatannya.

"Kalau gundul kan sama-sama di dalam gundul juga jadi ini permintaan kami. Termasuk pakaian juga kami samakan kalau berbeda nanti saya juga takut. Tapi kalau di dalam sama-sama gundul, bajunya juga sama, jadi melihatnya nggak terlalu bisa spesifik ke saya," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2