Seharian Mati Listrik Gegara Tower PLN Roboh, Begini Kondisi Rembang Malam Ini

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 19:49 WIB
Potret kondisi Rembang kota tanpa listrik usai robohnya tower SUTT PLN, Rabu (26/2/2020) malam.
Potret kondisi Rembang kota tanpa listrik dampak robohnya tower SUTT PLN, Rabu (26/2/2020) malam. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Robohnya tower saluran udara tegangan tinggi (SUTT) PLN di Desa Kabongan Kidul, Kecamatan kota Rembang, mengakibatkan aliran listrik di Kabupaten Rembang padam hingga 70 persen. Begini potret kondisi Rembang kota tanpa listrik saat malam hari.

Pantauan detikcom malam ini, kawasan Kota Rembang, mulai dari Jalan dr Soetomo, Jalan Kartini, Jalan Pemuda, Jalan dr Wahidin, Jalan Majapahit, Jalan Slamet Riyadi dan sekitarnya gelap.

Jalanan tersebut merupakan jalan protokol wilayah kota Rembang. Termasuk di antara jalanan tersebut juga terdapat sejumlah traffic light yang kondisinya padam. Akibatnya, arus lalu lintas di jalanan tersebut semrawut.

"Semuanya gelap, di rumah gelap sekali. Di jalanan ternyata juga gelap semua. Lampu bangjo kan mati, arus lalu lintas di perempatan jadi semrawut. Harapan kami sih ada pak polisi yang mengatur lalu lintas di sini," kata salah seorang warga Desa Sumberjo, Rembang, Annisa, Rabu (26/2/2020).

Seharian Mati Listrik Gegara Tower PLN Roboh, Begini Kondisi Rembang Malam IniPotret kondisi Rembang kota tanpa listrik dampak robohnya tower SUTT PLN, Rabu (26/2/2020) malam. Foto: Arif Syaefudin/detikcom

Saat diwawancara di rumah dinasnya, Bupati Rembang Abdul Hafidz meminta agar masyarakat tidak resah atas kondisi padamnya listrik akibat robohnya salah satu tower milik PLN tersebut. Ia berharap agar masyarakat percaya kepada petugas agar perbaikan segera terselesaikan.

"Saya atas nama pemerintah berharap segera untuk diselesaikan, kalau tadi malam itu bisa nyala, jadi masyarakat hari ini harus diinformasi. Saya sampaikan supaya ada informasi masyarakat melalui radio, melalui medsos, melalui kedinasan. Sehingga masyarakat tidak merasa dirugikan," ujarnya, Rabu (26/2) sore.

"Jadi saya kira tidak perlu khawatir, masyarakat juga harus tau kondisi ini. Jangan sampai ada pelintir-pelintir, kompor-kompor atas kondisi ini," sambungnya.

Tonton juga Tower Sutet Roboh Timpa Rumah di Rembang, Listrik di 3 Daerah Padam :

Selanjutnya
Halaman
1 2