Polisi Tutup Kasus Nenek Viral Ditendang-Diseret di Pasar Sleman

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 25 Jan 2020 15:22 WIB
Nenek Rubingah yang viral karena ditendang dan diseret di Pasar Protojayan, Sleman, Jumat (24/1/2020). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)

Diketahui, beberapa hari lalu muncul video yang menunjukkan seorang nenek tengah ditendang dan diseret kausnya di sebuah pasar. Dalam keterangan video yang salah satunya ada di akun Twitter @merapi_news disebut peristiwa itu terjadi Pasar Gendeng Piyungan, Sleman.

"Jahat atau tidaknya, tidaklah pantas memperlakukan orang tua seperti video di bawah ini,kejadian di pasar gendeng piyungan,kemarin| @Kensar_" tulis akun @merapi_news, dilihat detikcom, Rabu (22/1).

Soal Nenek yang Ditendang di Sleman, Polisi: Sudah ClearViral nenek ditendang dan diseret di pasar di Sleman, Rabu (22/1/2020). Foto: Tangkapan layar dari video di medsos

Dalam video itu, tampak seorang nenek berkaus biru, memakai tas berwarna putih hijau, menggunakan kain penutup kepala dan menggunakan masker. Berdasarkan percakapan yang terekam dalam video itu, diduga nenek tersebut mencuri di Pasar Potrojayan, Prambanan, Sleman.

Dalam video tersebut terdengar teriakan seorang pria yang menuduh si nenek mengutil. Pria itu juga tampak menendang si nenek. "Wong ngutil iki (orang mengutil ini)," ucap pria dalam video.

Dalam video itu, si nenek pun sudah berusaha meminta maaf. "Nyuwun ngapura Mas, mboten siyos (saya minta maaf Mas, tidak jadi)," kata si Nenek.

Selain itu, ada teriakan-teriakan yang diduga dari pedagang lain dan membenarkan perbuatan si laki-laki. "Wo yo hoo nak ngutil. Polo wae nak ngutil, geret o metu ojo nang Pasar Gendeng (Hajar saja kalau ngutil. Seret keluar, jangan di Pasar Gendeng)," ucap perempuan dalam video.

Tidak sampai di situ, masker dan kerudung si nenek direbut dan dilemparkan ke tanah. Sedangkan si nenek berulang kali meminta maaf.

Diketahui nenek berbaju biru itu bernama Rubingah, berusia sekitar 60 tahun, warga Dusun Kranggan 1 Jatitirto, Berbah, Sleman. Warganet pun geram dengan video itu. Berbagai respons muncul.

Setelah peristiwa itu, polisi turun tangan dengan memeriksa sejumlah saksi dari pihak Paguyuban Pasar Potrojayan dan pedagang setempat. Nenek Rubingah diketahui tinggal seorang diri di rumahnya.

Halaman

(rih/rih)