Ditangkap, 'Raja-Ratu' Keraton Agung Sejagat Dijerat Pasal Penipuan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 00:06 WIB
Viral di media sosial kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Senin (13/1/2020). (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Viral di media sosial kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Senin (13/1/2020). (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Yogyakarta - Polisi menangkap Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41), suami istri yang mengaku sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo. Keduanya disangkakan pasal tentang penipuan.

"(Dikenakan) pasal 378 KUHP tentang Penipuan," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutisna kepada detikcom, Selasa (14/1/2020).

Keduanya ditangkap polisi pada pukul 18.00 WIB tadi. Polisi turun tangan menyusul informasi yang viral di media sosial tentang berdirinya Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. Keberadaan keraton itu memicu keresahan di kalangan masyarakat.


Selain menangkap sepasang 'raja dan ratu', polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya KTP pelaku dan dokumen-dokumen palsu.

"(Polisi memeriksa) 10 orang saksi warga Desa Pogung, Purworejo yang merasa resah karena kegiatan pelaku," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah awalnya ramai di media sosial. Kelompok ini memiliki 'istana' yang terletak di Desa Pogung Jurutengah, RT 03/RW 01, Kecamatan Bayan.


Pemkab Purworejo langsung bersikap dengan menggelar rakor pembahasan Keraton Agung Sejagat, sore tadi. Hasilnya, Pemkab akan menutup Keraton Agung Sejagat.



Bikin Heboh dan Meresahkan, Keraton Agung Sejagat Segera Ditutup!:

[Gambas:Video 20detik]



(sip/rih)