Kerangka dalam Septic Tank

Polisi: Kerumitan Kasus Kerangka Ayu Shelisha Termasuk Tinggi

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 10:31 WIB
Penampakan surat wasiat suami Ayu Shelisha, Edi Susanto. Foto: Dok Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono
Yogyakarta - Penyebab kematian Ayu Shelisha yang ditemukan sudah jadi kerangka dalam septic tank mertuanya di Bantul masih misteri. Polisi menyebut tingkat kerumitan kasus ini termasuk tinggi.

"Nah, ini tingkat kerumitannya termasuk tinggi juga," ujar Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Riko Sanjaya saat dihubungi detikcom, Selasa (7/1).

Meski begitu, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Teman-teman dan pergaulan suami Sheli, Edi Susanto ikut diselidiki.


"Kami masih mencarinya (teman-teman Edi di tahun 2009). Karena itu, saat ini masih dalam tahapan penyelidikan, dan penyelidikan itu juga butuh waktu ya mas," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kerangka Sheli mengungkap misteri hilangnya perempuan itu sejak sekitar tahun 2009-2010. Kerangka Sheli ditemukan dalam septic tank mertuanya, Waluyo pada Minggu (22/12/2019).


Polisi menduga pembunuh Sheli merupakan suaminya Edi. Sebab, Edi meninggalkan surat wasiat saat ditemukan tewas gantung diri. Dalam surat itu Edi menyatakan ingin menyusul istrinya (Ayu Shelisha) dan neneknya.

Tak berhenti di situ, polisi juga menyelidiki kemungkinan ada keterlibatan orang selain Edi dalam kematian Sheli.


Tonton juga Kerangka di Septic Tank Itu Ternyata Ayu Shelisa, Hilang pada 2009 :

[Gambas:Video 20detik]

(sip/sip)