337 Pohon Akan Ditebang Dampak Pembangunan Flyover Purwosari Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 06 Jan 2020 23:37 WIB
Balai Kota Solo. (Foto: Muchus Budi R/detikcom)
Solo - Pemerintah segera membangun flyover Purwosari, Solo. Sedikitnya 377 pohon berada di sepanjang proyek terpaksa ikut dibongkar untuk pembangunan proyek jalan layang itu.

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan bagian yang terdampak proyek ialah sepanjang 1 km. Lokasinya mulai dari timur simpang tiga Kerten hingga depan Hotel Harris.

"Sepanjang 1 km kanan kiri nanti akan kena. Ya mau gimana lagi, kan untuk kepentingan masyarakat. Penebangan pohon terpaksa dilakukan," kata Rudy usai rapat soal flyover Purwosari di rumah dinas Loji Gandrung, Senin (6/1/2020) malam.


Rudy memastikan akan tetap melaksanakan regulasi terkait penebangan pohon. Satu pohon ditebang maka dia harus menanam 10 pohon.

"Nanti sesuai Perda tetap ada penggantian 1:10. Jadi nanti akan kita tanam 3.770 pohon," ujar Rudy.

Atas pembangunan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta tengah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Beberapa jalan searah akan dibuat dua arah.

"Seperti Ngapeman ke selatan itu akan jadi dua arah. Ini akan kami segera uji cobakan agar masyarakat segera tahu," ujarnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Kementerian PUPR, Alik Mustakim, mengatakan area yang terdampak proyek flyover mencapai 2,5 km. Namun hanya 1 km yang paling terdampak.

"Kontruksi flyover sepanjang 700 meter dimulai dari depan Bank BTPN hingga depan kantor PLN," ujar Alik yang turut menghadiri rapat.


Adapun lebar struktur badan jalan bersih sekitar 11,8 meter. Badan jalan dibagi menjadi dua lajur, masing-masing 3,5 meter yang dibatasi dobel marka tengah berukuran 0,3 meter.

Kemudian bahu kanan kiri jalan selebar 2 meter dengan masing-masing jalur pedestrian selebar 60 sentimeter di kiri kanan. Lalu diikuti rail link pembatas.

"Di bagian bawah flyover ada jalur lambat. Jalur lambat selebar 5,5 meter dapat digunakan untuk kendaraan berputar," pungkasnya. (bai/mbr)