Deni Pelaku Mutilasi PNS Kemenag Bandung Divonis Mati

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 02 Jan 2020 15:13 WIB
Deni Prianto, pelaku pembunuhan dan mutilasi Komsatun Wachidah, PNS Kemenag Bandung divonis mati di PN Banyumas, Kamis (2/1/2020). (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Banyumas - Deni Prianto, pelaku pembunuhan dan mutilasi Komsatun Wachidah, PNS Kemenag Bandung divonis mati. Vonis tersebut dibacakan oleh hakim ketua Abdullah Mahrus di Pengadilan Negeri Banyumas.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Deni Prianto alias Goparin, oleh karena itu dengan pidana mati," kata hakim Abdullah, Kamis (2/1/2020).

Deni divonis berdasarkan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Kemudian Pasal 181 KUHP dan Pasal 362 KUHP.


Sidang vonis tersebut berlangsung pukul 10.45-13.00 WIB. Surat putusan yang dibacakan itu setebal 159 halaman dengan majelis hakim yang beranggotakan Tri Wahyudi dan Randi Jastian Afandi.

"Perbuatan terdakwa terbilang keji dan membuat perasaan sedih pada keluarga korban dan terdakwa merupakan residivis dalam masa bebas bersyarat. Hal yang meringankan tidak ada," terang Abdullah saat membacakan hal yang memberatkan terdakwa.


Setelah pembacaan surat putusan, hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk mengajukan banding atau pikir-pikir.

"Keputusan sudah dibacakan, terdakwa mempunyai hak yang sama untuk mengajukan banding atau pikir pikir selama tiga hari setelah keputusan ini dibacakan ataupun menerima keputusan ini," jelas Abdullah.

Simak Video "Kasus Mutilasi, Prada Deri Dituntut Hukuman Seumur Hidup!"


Selanjutnya
Halaman
1 2 3