Round-Up

Dear Bupati Karanganyar, Ini Pesan dari Sosiolog soal Mobdin Rubicon

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 09 Des 2019 13:21 WIB
Bupati Karanganyar Juliyatmono (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Yogyakarta - Pembelian Jeep Wrangler Rubicon untuk mobil dinas Bupati Karanganyar Juliyatmono menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Sosiolog UNS Solo, Drajat Tri Kartono, menilai hal tersebut cari sensasi dan akan semakin memperlebar jurang kesenjangan.

"Dari segi kebutuhan masyarakat, nanti menimbulkan kesenjangan yang jauh. Seolah-olah pemerintah tidak peduli penderitaan rakyat yang masih banyak yang susah. Kan bisa beli yang tidak sesensasi itu," kata Drajat kepada detikcom, Minggu (8/12/2019).

Dia juga menyarankan agar jajaran pemerintah lebih fokus menjalankan fungsi dan tugasnya ketimbang melakukan pencitraan. Pemerintah diminta lebih sederhana untuk menjaga keselarasan dengan rakyat.

"Jangan tergiur model pencitraan media sosial, yang dicari yang eksotik, menarik, keren, sensasional. Sebaiknya pemerintah itu sederhana saja, santun, kerja keras. Itu yang dibutuhkan saat ini," lanjutnya.


Lebih lanjut Drajat juga menilai pembelian mobil dinas seharga Rp 1,989 miliar itu bukan sebuah hedonisme, melainkan sesuatu yang sensasional.

"Orang-orang hedonisme ini memuja-muja berbagai hal yang menunjukkan kesenangan dan kelebihannya. Tapi kalau ini (Rubicon untuk bupati) saya sebut sensasional," paparnya.

Menurutnya, orang-orang saat ini memiliki pola hidup yang ingin mendapatkan perhatian. Dengan sensasi tersebut, diharapkan bisa memperoleh penghormatan.

"Misal mobil mewah, itu menaikkan modal simboliknya, yaitu reputasi. Kemudian mendapatkan penghargaan dan penghormatan orang yang sifatnya material," ujar dia.


Tonton juga Jadi Saksi Kasus Muhtar Ependy, Eks Bupati Empat Lawang Akui Beri Suap :


Selanjutnya
Halaman
1 2 3