KLB Keracunan Makanan di Pemalang, Jumlah Korban Bertambah Jadi 195

Robby Bernardi - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 20:16 WIB
Suasana di Balai Desa Kalisari yang dijadikan posko kesehatan. Foto: Roby Bernardi/detikcom
Suasana di Balai Desa Kalisari yang dijadikan posko kesehatan. Foto: Roby Bernardi/detikcom
Pemalang - Pemkab Pemalang telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan hari ini. Data terakhir pada petang ini, jumlah korban bertambah menjadi 195 orang.

"Iya sekarang tercatat total ada 195 warga baik yang rawat jalan maupun rawat inap," ujar Camat Pulosari, Ahmadi kepada detikcom, Jumat (6/12/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, Solahudin menambahkan bahwa sampel makanan yang disantap warga Desa Kalisari, Kecamata Pulosari, Pemalang telah dibawa ke laboratorium di Semarang.


Solahudiin menyinggung terkait para para korban keracunan, ia menyebut keseluruhan sudah tertangani dengan maksimal.

"Sudah tertangani termasuk soal pembiayaan rawat inap," jelasnya.


Diberitakan sebelumnya, warga Desa Kalisari yang menjadi korban merasakan keluhan pusing, mual dan muntah-muntah usai menyantap makanan di acara hajatan warga pada Rabu (4/12) pagi. Perangkat desa kemudian membuka posko kesehatan di balai desa dan mengoperasikan mobil desa untuk menjemput warga yang mengalami gejala keracunan.

Simak Video "Makan Tongkol, 125 Santri di Ponorogo Keracunan"

[Gambas:Video 20detik]

(sip/sip)