Muntah Setelah Disengat Tawon, Warga Klaten Dirawat Intensif di RS

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 29 Nov 2019 16:40 WIB
Evakuasi sarang tawon di Klaten. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten - Wahito (66) warga Desa Ngaren, Kecamatan Pedan, Klaten, Jateng, dilarikan ke rumah sakit setelah muntah-muntah usai disengat tawon. Korban masih dirawat intensif untuk observasi lanjutan.

"Setelah disengat Kamis (28/11) siang korban dibawa ke RSI Klaten. Setelah membaik dibawa pulang tetapi sorenya muntah-muntah sehingga kembali dilarikan ke UGD," jelas Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Pemkab Klaten, Anggit Budiarto, Jumat (29/11/2019).


Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, korban dilarikan ke RS lagi untuk dirawat. Kondisi korban saat ini dlaporlan semakin membaik tetapi gejala muntah belum bisa dipastikan.

"Muntah belum tentu karena sengatan. Namun terus dipantau perkembangannya," tambah Anggit.

Wahito merupakan korban ketiga sengatan tawon di Klaten yang dilarikan ke rumah sakit dalam pekan ini. Dua korban lainnya adalah warga Kecamatan Wedi, namun sudah diperbolehkan pulang.


Dirut RSUD Bagas Waras Klaten, Limawan Budi Wibowo, menjelaskan dua pasien sengat tawon dari Kecamatan Wedi sudah dipulangkan karena kondisinya sudah membaik. "Kondisinya baik. Gejalanya sudah tidak ada," ungkapnya. (mbr/mbr)