Sopir Trans Jogja yang Tabrak Pemotor hingga Tewas Baru Kerja 8 Bulan

Usman Hadi - detikNews
Jumat, 29 Nov 2019 15:20 WIB
Penampakan Bus Trans Jogja yang tabrak pemotor hingga tewas di Sleman. Foto: Pradito Rida Pertana
Sleman - Sopir bus Trans Jogja yang menabrak pemotor hingga tewas di Sleman ternyata baru bekerja selama delapan bulan. Operator bus Trans Jogja, PT Anindya Mitra Internasional (AMI) bicara soal kinerja sopir bernama Arif Himawan Suryadi (32) yang kini telah jadi tersangka.

"Itu memang driver baru tahun ini, saya mendapat informasi kalau nggak salah Maret ya, mulai bekerja Maret ya," ujar Direktur Utama PT AMI, Dyah Puspitasari kepada wartawan di Kepatihan, Kota Yogyakarta, Jumat (29/11/2019).

Dyah menilai Arif tak fokus dalam pekerjaannya.

"Pertama dia (sebagai driver) harus fokus, dan saya lihat dia nggak fokus, dia harus mudah untuk fokus. Kemudian yang kedua dia juga (harus) berani. Kayaknya kan dia takut ya menanggung risiko, makanya menjauh kemudian datang ke Polsek," kata Dyah.


Dalam kesempatan yang sama, Dyah juga mengungkap dirinya sempat memintai keterangan Arif dan kondektur bus usai kejadian yang menewaskan Aji Pradana (18), Rabu (27/11). Namun mereka memberikan keterangan palsu kepadanya.

"Di awal-awal, ada mungkin wartawan ada di sini, saya ditanya bagaimana tanggapan Ibu? Saya waktu itu bilang bahwa menurut saksi mata dari pihak kami, kata driver itu dan pramugara mengatakan bahwa waktu itu lampu kuning," tutur Dyah.


Hingga akhirnya polisi menetapkan sopir bernama Arif Himawan Suryadi (32) menjadi tersangka. Dyah kemudian memecat Arif dan kondektur bus tersebut.

"Nah, setelah itu saya di-bully.... Kemudian dapat informasi lagi bahwa itu adalah merupakan kesaksian palsu. Nah, setelah kesaksian palsu, kemudian kebetulan dia (Arif) akhirnya menjadi tersangka," lanjutnya. (ush/sip)