detikNews
Rabu 30 Oktober 2019, 13:38 WIB

Bantu Tangkap Napi Kabur, 2 Warga Kulon Progo Dapat Penghargaan

Pradito Rida Pertana - detikNews
Bantu Tangkap Napi Kabur, 2 Warga Kulon Progo Dapat Penghargaan Dua warga Kulon Progo menerima penghargaan dari Rutan Kelas II-B Wates, Rabu (30/10/2019). (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Kulon Progo - Rutan Kelas II-B Wates, Kabupaten Kulon Progo, memberikan penghargaan kepada dua warga Wates, yakni AM dan MAR. Keduanya membantu petugas dalam penangkapan tiga napi yang kabur, Minggu (27/10/2019).

Kepala Subseksi (Kasubsi) Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II-B Wates, Priyatno, menjelaskan AM adalah orang yang melaporkan keberadaan napi yang kabur, Taufikurahman dan Abdul Aziz, di Dusun Blumbang, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo, kepada petugas rutan. Setelah pelaporan itu, petugas berhasil menangkap kedua napi tersebut.

Sedangkan MAR adalah orang yang memberikan informasi terkait keberadaan Sutristiyanto alias Trisno, yang bersembunyi di kebun jagung. Karena laporan tersebut, Trisno bisa ditangkap petugas, Selasa (29/10/2019) siang.


"Berkat peran kedua orang inilah tiga napi yang kabur bisa ditangkap kembali. Karena itu, kami beri penghargaan kepada dua orang ini," katanya kepada wartawan saat ditemui di Rutan Kelas II-B Wates, Rabu (30/10/2019).

"Dan penghargaan ini jadi bukti autentik adanya koordinasi masyarakat dengan Kemenkum HAM(Kementerian Hukum dan HAM) dalam pengungkapan kasus (napi kabur dari rutan)," imbuh Priyatno.

Sementara itu, AM menyebut tidak menyangka akan mendapat penghargaan dari rutan. Sebab, saat itu ia bersama empat warga lainnya hanya berniat membantu mengamankan dua orang napi yang kabur.

"Jadi dua orang itu (napi yang kabur) sempat kami tanyai karena tingkahnya yang mencurigakan. Terus ada teman (warga lain) yang dapat info kalau ada napi kabur," katanya.

"Karena jawaban dua orang itu mencurigakan, kami terus menghubungi orang rutan, dan setelah dicek ternyata dua orang itu memang napi yang kabur. Selanjutnya kami bersama petugas menangkap dua orang itu," imbuh AM.


Sedangkan MAR awalnya hanya berniat mencari rumput untuk pakan hewan ternaknya. Namun, sampai di kebun jagung, yang terletak sekitar 1 kilometer sebelah barat rutan, ia melihat Trisno sedang tertidur dengan kondisi kaki terluka.

"Pas saya dekati, dia malah bilang jangan lapor polisi. Nah, saya kan curiga, apalagi kemarin ada napi yang kabur," katanya.

Karena hal tersebut, MAR meminta bantuan kepada seorang anggota TNI untuk melaporkan ke rutan. Setelah itu, petugas gabungan dan warga bersama-sama mendatangi lokasi keberadaan Trisno.

"Setelah didatangi ramai-ramai dan dicek, orang yang tidur di sawah itu (Trisno) ternyata napi yang kabur kemarin Minggu. Dan tidak lama kemudian orang itu langsung dibawa petugas ke dalam rutan," ucap MAR.
(rih/rih)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com