Krisis Air Bersih di Pekalongan Meluas, 36.302 Jiwa Terdampak

Robby Bernardi - detikNews
Rabu, 16 Okt 2019 15:36 WIB
Distribusi air bersih di Dusun Bantul Wetan, Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Rabu (16/10/2019). Foto: Robby Bernardi/detikcom


Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengatakan saat ini pihaknya tengah mengkaji pemanfaatan embung untuk persediaan air bagi masyarakat. Tak hanya untuk penanganan krisis air bersih di musim kemarau saat ini, namun juga untuk mengantisipasi di tahun-tahun mendatang.

"Kita juga lagi melakukan kajian, untuk memanfaatkan embung-embung (danau buatan) yang ada, yang nantinya kita gunakan untuk persediaan air," katanya ditemui di sela dropping air Dusun Bantul Wetan, Desa Kesesi.


Krisis Air Bersih di Pekalongan Meluas, 36.302 Jiwa TerdampakEmbung di Dusun Bantul Wetan, Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Rabu (16/10/2019). Foto: Robby Bernardi/detikcom

Dijelaskan Asip, air yang berada di embung terlebih dahulu dilakukan proses water treatment, selanjutnya baru disalurkan ke warga sekitar. Saat ini terdapat lima embung di Kabupaten Pekalongan.

"Kita tadi juga sudah survei keberadaan aset-aset air seperti di Sigesing, untuk dilakukan water treatment, agar bisa digunakan warga," ujarnya.

Selain itu, Pemkab Pekalongan juga telah menyiapkan dana tak terduga sebesar Rp 3 miliar. Dana itu bisa dicairkan sesuai prosedur dan kebutuhan di lapangan.



Halaman

(rih/rih)