detikNews
2019/10/12 22:00:48 WIB

Kampung Jatirejo di Solo, Potret Ironi di Kota Paling Layak Huni

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Halaman 1 dari 4
Kampung Jatirejo di Solo, Potret Ironi di Kota Paling Layak Huni Asap kebakaran sampah di TPA Putri Cempo Solo.-- Foto: Bayu Ardi Isnanto
Solo - Predikat sebagai kota paling layak huni yang pernah dilekatkan oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) untuk Kota Solo bukan tanpa catatan. Tentu masih ada kekurangan yang harus diperbaiki, antara lain hunian kawasan pinggiran yang masih di bawah kata layak.

Seperti di Kampung Jatirejo RT 03 RW 39, Mojosongo, Jebres, Solo yang berbatasan langsung dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo. Bau sampah masih menjadi 'santapan' sehari-hari warga setempat.

Bau sampah semakin menyengat saat musim penghujan tiba. Tak hanya sampah, bau limbah tinja dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pun kerap mampir ke rumah warga.
Hunian Putri Cempo Solo, Ironi di Kota Berpredikat Paling Layak HuniKawasan Kampung Jatirejo, RT 03 RW 39, Mojosongo, Solo. -- Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Jika musim kemarau, gunungan sampah menjadi rawan terbakar. Seperti saat ini, TPA Putri Cempo mengalami kebakaran yang tidak juga padam sejak dua bulan lalu.

Pantauan detikcom, Sabtu (12/10/2019), memang api sudah tidak terlihat lagi. Namun asapnya tak henti-hentinya mengepul.

Dampaknya, asap tersebut terbawa angin hingga menyerang pemukiman warga. Rata-rata warga mengalami sesak napas saat terserang asap, kemudian mata perih, juga sakit perut.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com