Berharap Hujan Turun, Ratusan Warga Boyolali Mengarak Gunungan Dawet

Berharap Hujan Turun, Ratusan Warga Boyolali Mengarak Gunungan Dawet

Ragil Ajiyanto - detikNews
Jumat, 20 Sep 2019 15:20 WIB
Kenduren Udan Dawet untuk meminta hujan di Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Kenduren Udan Dawet untuk meminta hujan di Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali - Warga Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali menggelar tradisi Kenduren Udan Dawet hari ini. Ritual ini dilaksanakan untuk meminta hujan kepada Tuhan pada musim kemarau panjang ini.

Tradisi tersebut dilaksanakan di Punden Sendang Mande Rejo, di Dukuh Bunder, Desa Banyuanyar, Jumat (20/9/2019). Seiring kemarau panjang, air sendang tersebut juga semakin surut.

"Maksud dan tujuan dari tradisi ini agar segera dikaruniai hujan," kata Kepala Desa Banyuanyar, Komarudin, di sela-sela acara tradisi Kenduren Udan Dawet.


Musim kemarau berkepanjangan saat ini membuat sejumlah wilayah di Boyolali mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Hal yang sama dialami warga Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Kenduren Udan Dawet untuk meminta hujan di Boyolali.Kenduren Udan Dawet untuk meminta hujan di Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Menurut Komarudin, di wilayah Desa Banyuanyar sumber air sudah mengering. Air yang tersisa hanya di Sendang Mande Rejo, itu pun tak banyak.

Selanjutnya
Halaman
1 2