Menolak Bayar, Pria Ini Cabut Pistol dan Borgol Karyawan Karaoke

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 05 Sep 2019 11:40 WIB
Foto: dok. Thinkstock
Foto: dok. Thinkstock
Semarang - Sebuah tempat karaoke di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, dihebohkan oleh empat pria yang mengamuk. Mereka bahkan mengaku sebagai anggota Polda Jawa Tengah.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu para pelaku selesai berkaraoke bersama pemandu. Kemudian, saat membayar, terjadi perdebatan dengan pihak Excellent Karaoke karena merasa biaya terlalu mahal.

"Uangnya kurang dan tidak mau bayar. Alasannya pajaknya tinggi," kata Manajer Excellent Karaoke Pristyono, Kamis (5/9/2019).


Kondisi makin panas ketika salah satu pria berusaha mengeluarkan pistol, namun dicegah oleh teman-temannya. Bahkan salah satu karyawan tiba-tiba diborgol.

"Salah seorang yang kondisinya mabuk berat marah dan mencabut pistol. Tapi sempat dicegah teman-temannya," pungkas Pris. "Salah satu karyawan juga diborgol tanpa alasan jelas," imbuhnya.
Menolak Bayar, Pria Ini Cabut Pistol dan Borgol Karyawan KaraokeLokasi karaoke di Bandungan, tempat seorang mengaku polisi mengamuk. -- Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom


Mereka juga mengancam akan menggelar operasi di karaoke tersebut. Ketegangan tersebut mulai mereda setelah massa berdatangan.

"Yang mengaku anggota Polda sempat mengajak duel. Keributan baru reda setelah massa berdatangan," lanjutnya.

Pihak Polda Jawa Tengah belum bisa memberikan keterangan. Meski demikian, kepolisian sudah turun tangan untuk memeriksa saksi dan manajemen tempat karaoke.


Menolak Bayar, Pria Ini Cabut Pistol dan Borgol Karyawan Karaoke
(alg/mbr)