Api membakar rumah Jamiah menjelang siang tadi. Baru padam sekitar pukul 12.30, kebakaran membuat kondisi bangunan rumah rata dengan tanah.
"Saya itu tidak tahu kenapa bisa terbakar. Wong saya keluar mau beli lauk di tetangga, tiba-tiba ada api," kata Jamiah kepada detikcom, Rabu (28/8/2019).
"Baru dua tahun dapat bantuan Rp 7,5 juta untuk perbaikan. Ada lima orang yang tinggal di rumah ini, tapi dua KK (kepala keluarga). Ya nanti mengungsi di rumah tetangga atau kerabat," ucapnya.
Selain bangunan, uang Rp 3,2 juta yang Jamiah tabung di dalam lemari pun ikut hangus. Saat api membesar, dia mengaku sempat mau nekat masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan uang tabungannya itu. Namun dicegah oleh warga lain.
"Saya pikir cuma itu yang saya punya. Saya mau nekat masuk, tapi dihalangi orang-orang," terangnya.
Jamiah menceritakan, api pertama kali muncul dari rumah kemudian menjalar ke rumah milik Romdonah (40), yang berada persis di sampingnya. Sebagian besar atap rumah Romdonah turut terbakar.
"Hari ini saya tidak memasak apa-apa. Saya tidak tahu api itu dari mana," imbuhnya.
"Saya waktu itu masih di tempat kerja, langsung pulang. Ternyata rumah saya terbakar di bagian atap," kata dia.
(skm/skm)











































