detikNews
Jumat 19 Juli 2019, 13:53 WIB

Ibu yang Hajar Anak hingga Tewas di Boyolali Terancam 15 Tahun Bui

Ragil Ajiyanto - detikNews
Ibu yang Hajar Anak hingga Tewas di Boyolali Terancam 15 Tahun Bui Ibu aniaya anak kandung hingga tewas di Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto
Boyolali - Ibu yang menganiaya anak kandungnya hingga tewas di Boyolali, Siti Wakidah alias Ida (30) dijerat dengan pasal berlapis. Ida terancam hukuman 15 tahun penjara atas perbuatannya.

Atas perbuatan tersangka disangka melanggar pasal 80 ayat (4) UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan/atau Pasal 44 ayat (3) UU No. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

"Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto, kepada detikcom Jumat (19/7/2019).

Rencananya Ida akan menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSJD Solo pada pekan depan. Pasalnya, kekerasan yang dilakukan kepada anak laki-lakinya yang masih berumur 6 tahun itu, cukup berat.

"Untuk memastikan kondisi psikologis tersangka," jelas Mulyanto.


Polisi menduga beban hidup yang cukup berat juga melatarbelakangi tersangka sampai berbuat sekeji itu kepada anaknya. Terutama faktor ekonomi keluarga.

Setelah pemeriksaan ke psikiater, selanjutnya polisi akan menggelar rekonstruksi.

Seperti diberitakan, Siti Wakidah alias Ida akhirnya ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap anaknya sendiri hingga tewas. Anak kandungnya berinisial F itu meninggal dunia dengan luka lebam di hampir sekujur tubuhnya.


F meninggal dunia pada Kamis (11/7) siang di rumahnya Dukuh Tanduk, Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali. Jenazah F dimakamkan pada sore harinya di kampung halaman ibunya di Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Namun kasus itu terungkap setelah petugas Polsek Ampel mendapat informasi kematian seorang anak yang diduga tidak wajar. Berkoordinasi dengan Polres Boyolali, kemudian dilakukan penyelidikan. Polres Boyolali bersama Bid Dokkes Polda Jateng kemudian melakukan bongkar kubur dan mayat korban diautopsi.

Simak Video "Ini Loh Proses Bikin Keju Boyolali"
[Gambas:Video 20detik]

(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com