detikNews
Senin 01 Juli 2019, 10:31 WIB

Perjuangan Orangtua di Semarang Berburu Wifi Tengah Malam Demi PPDB

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Perjuangan Orangtua di Semarang Berburu Wifi Tengah Malam Demi PPDB Para pendaftar PPDB penuhi spot Wifi ID di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Negeri dan SMK Negeri di Jawa Tengah sudah dibuka mulai hari ini. Ternyata pendaftar sudah ramai sejak dini hari tadi.

Dari informasi yang diperoleh, dini hari tadi beberapa lokasi warnet di Kota Semarang didatangi calon siswa atau orangtua yang mengakses pendaftaran PPDB. Penyedia wifi juga menjadi pilihan, termasuk gerai foto copy dan print yang dilengkapi komputer dan jaringan internet seperti di Pleburan, Semarang.

Di spot Wifi Id Jalan Pahlawan Semarang, terlihat sejumlah siswa yang ditemani orangtua atau kerabat berupaya mendaftarkan diri. Salah satunya Yuniarti (49) warga Pelamongan Indah yang mengantar anaknya mendaftar.

Yuniarti mengatakan sebenarnya sudah ada saran dari anaknya kalau pendaftaran tidak perlu buru-buru karena ada tenggat waktu sampai tanggal 5 Juli 2019. Namun sebagai orangtua, Yuniarti merasa perlu berjuang secepatnya.

Para pendaftar PPDB penuhi spot Wifi ID di Semarang. Para pendaftar PPDB penuhi spot Wifi ID di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

"Anak-anak nyaranin sebenernya tidak apa-apa (tidak harus sekarang). Namanya orang tua, perjuangin," kata Yuniarti di spot Wifi Id, Jalan Pahlawan Semarang, Senin (1/7/2019) dini hari.

Ia bahkan rela datang sejak pukul 21.00 WIB karena khawatir tidak kebagian tempat duduk. Dengan sabar ia menanti waktu hingga tepat pukul 00.00 WIB pendaftaran dilakukan.


"Tadi kendala masuk susah, sudah milih sekolah kembali lagi. Pertama kode keamanan, kedua pilih sekolah kok mbolak-mbalik. Sudah berhasil tadi 00.30," ujarnya.

PPDB Online SMA Negeri dan SMK Negeri Jawa Tengah dimulai hari ini mulai pukul 00.00 WIB hingga tanggal 5 Juli. Sebenarnya tidak ada keharusan secepat mungkin mendaftar karena yang digunakan yaitu sistem zonasi.


Aturan di Jawa Tengah sesuai Permendikbud yaitu 80 persen zonasi yang dibagi menjadi 20 persen prestasi dalam zonasi dan 60 persen murni zonasi. Kemudian di luar itu ada 15 persen kuota prestasi luar zonasi dan 5 persen perpindahan dinas orangtua.

Pendaftaran online bisa dilakukan di mana saja asal ada jaringan internet dan sudah melakukan verifikasi atau mengambil akun sebelumnya.


Para pendaftar PPDB penuhi spot Wifi ID di Semarang. Para pendaftar PPDB penuhi spot Wifi ID di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom


"Siapa tercepat" hanya kemungkinan terjadi yaitu ketika kuota zonasi tersisa 1 kursi dan ada lebih dari 1 orang yang jarak rumah dan kelurahannya sama. Maka satu kursi itu bisa diperoleh oleh satu pendaftar tercepat. Cepat-cepatan itu ketika akhir-akhir penentuan jika kursi tinggal satu untuk menentukan siapa di antara dua calon," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Sulistyo.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah sebelumnya sudah menjelaskan siswa yang tidak diterima di sekolahnya masih memiliki kesempatan diterima di sekolah negeri dengan syarat sekolah tersebut dalam zonasi dan masih tersedia kuotanya.

Setelah pendaftaran maka jadwal berikutnya yaitu pengumuman lewat online 9 Juli 2019 selambatnya pukul 23.55 WIB. Kemudian Pendaftaran Ulang di sekolah diterima tanggal 10-11 Juli 2019 pukul 08.00-13.00 WIB. Dan hari pertama masuk sekolah pada 15 Juli 2019.


Simak Juga "Pendaftar PPDB di Makassar Membeludak, 10 SMPN Baru Didirikan":

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Pendaftar PPDB di Makassar Membeludak, 10 SMPN Baru Didirikan"
[Gambas:Video 20detik]

(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com