detikNews
Jumat 14 Juni 2019, 17:42 WIB

Massa Berunjuk Rasa Dukung MK Netral Digelar di Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Massa Berunjuk Rasa Dukung MK Netral Digelar di Solo Massa berunjuk rasa mendukung MK netral berlangsung di Solo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Massa demonstran kawal sidang gugatan sengketa Pilpres juga terlihat di Solo. Mereka menyuarakan dukungan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk bertindak netral, profesional dan adil.

Aksi digelar oleh ormas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) di depan Mapolresta Surakarta, Jumat (14/6/2019). Massa mulai terlihat berdatangan sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka lalu memarkir mobil komando di depan Mapolresta menghadap ke Jalan Adi Sucipto.

Para peserta kemudian membentuk barisan dan membentangkan spanduk tuntutan mereka. Beberapa orang pun bergantian berorasi.


Beberapa spanduk berisi tulisan 'Dukung Netralitas Mahkamah Konstitusi (MK)'. Selain itu, mereka membawa spanduk bergambar korban tewas dalam aksi 21-22 Mei 2019.

Humas aksi, Endro Sudarsono, mengatakan demonstrasi dilakukan sebagai bentuk protes terhadap tidak netralnya oknum TNI, Polri hingga ASN. Maka mereka menaruh harapan agar MK bertindak adil.

Unjuk rasa di Solo. Unjuk rasa di Solo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

"Kami meminta MK agar menjadi lembaga yang melakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menegakkan hukum dan keadilan," katanya.

Selain itu salah satu orator, M Taufiq berorasi mengenai kasus dugaan makar yang menimpa para tokoh. Mereka antara lain mantan Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen, mantan Danjen Kopassus Soenarko dan beberapa tokoh lain.


Dia menilai tidak mungkin tokoh-tokoh yang sudah berjasa bagi negara melakukan tindakan makar.

"Apa mungkin orang yang sudah berjasa bagi TNI, bagi Indonesia melakukan makar? Tidak mungkin. Apalagi tuduhannya mereka berencana membunuh orang yang bukan presiden, itu tidak masuk dalam kategori makar," ujarnya.

Adapun selama aksi, lalu lintas berjalan lancar. Kendaraan dari arah timur tetap berjalan seperti biasa, sedangkan dari arah barat sepeda motor dialihkan melalui jalur lambat.

Aksi berakhir dengan tertib sekitar pukul 17.20 WIB. Rencana melakukan salat magrib berjamaah di depan Mapolresta Surakarta batal dilakukan.
(bai/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed