detikNews
Kamis 13 Juni 2019, 19:10 WIB

Viral Bocah 10 Tahun Asal Pati Dibakar Temannya, Begini Faktanya

Arif Syaefudin - detikNews
Viral Bocah 10 Tahun Asal Pati Dibakar Temannya, Begini Faktanya Olah TKP Bocah terbakar petasan bambu. (Foto: Dok Polres Pati)
Pati - Seorang bocah berusia 10 tahun asal Pati kini harus dirawat intensif di RSUP dr Kariadi Semarang karena mengalami luka bakar serius di tubuhnya. Sempat tersiar kabar kondisi yang dialaminya itu karena dibakar oleh rekannya, namun polisi memberikan penjelasan yang berbeda.

Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Pati, AKP Yusi Andi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Korban adalah Muhammad Khoirul Muhaimin yang masih berusia 10 tahun, warga Dukung Malangan Desa Karangrejo Kecamatan Pucakwangi, Pati.

Namun dia memastikan luka bakar yang diderita Khoirul adalah akibat tersulut api secara tidak sengaja ketika bermain petasan bersama dengan rekan-rekannya pada tanggal 4 Juni lalu. Penjelasan itu meluruskan viral bahwa Khoirul sengaja dibakar oleh rekannya.

"Itu beritanya seakan-akan dibakar sama temannya, ternyata tidak seperti itu kejadiannya. Hasil penyelidikan kami, itu berawal dari anak-anak main petasan bumbung yang dari bambu itu, mercon bumbung," kata Yusi saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (13/6/2019).


Yusi menyebut, pihak tim Satreskrim Polres Pati telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas kasus tersebut. Pihaknya pun telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, mulai dari rekan-rekan korban dan nenek korban.

"Itu kan yang main ada 4 orang, tapi di permainan terakhir yang mengakibatkan korban terbakar ini tinggal 3, karena yang satunya pergi duluan. Pada saat bahan bakar dituangkan ke lubang (petasan), dan menyalakan api, apinya menjalar. Api yang menjalar inilah yang tubuh korban," paparnya.

"Yang menyalakan api ini Heri Prasetyo (rekan korban), korban berdiri di sebelahnya. Kemudian yang menuangkan (bahan bakar) itu namanya rizki. Korban melihat aja, tapi kemudian tersulut karena memang dia posisinya dekat dengan bumbung," lanjutnya.


Saat ini Polres Pati masih berkoordinasi dengan pihak rumah sakit yang merawat korban. Yusi mengaku, meski tak ada pelaporan dari keluarga korban atas kasus tersebut pihaknya akan tetap melalukan pendalaman.

"Jadi untuk proses hukum kita akan fokus dulu ke pengobatan. Tapi dari teman-teman korban sudah kami mintai keterangan. Sampai saat ini pun sebenarnya belum ada laporan soal kasus ini. Namun demikian, ini akan tetap kita dalami terlebih dahulu, jika memang ada unsur pidana akan ditindaklanjuti," jelasnya.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed