detikNews
Selasa 11 Juni 2019, 19:36 WIB

Polsuska Stasiun Tawang Tangkap Pencuri Ponsel di Kereta

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Polsuska Stasiun Tawang Tangkap Pencuri Ponsel di Kereta Foto: Dok PT KAI Daop 4 Semarang/detikcom
Semarang - Seorang pencuri telepon seluler tertangkap Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) PT KAI Daop 4 Semarang. Pencuri itu mengambil ponsel milik penumpang yang sedang diisi ulang di Stasiun Tawang Semarang.

Peristiwa terjadi antara pukul 06.30 WIB sampai 07.00 WIB, saat itu penumpang KA Argo Sindoro Lebaran dari Jakarta bernama Herlinda Effendi sedang transit di Stasiun Tawang sebelum melanjutkan perjalanan ke Stasiun Pasarturi Surabaya menggunakan KA Ambarawa Ekspres.

Di Tawang, Herlinda memanfaatkan fasilitas charge ponsel yang disediakan. Namun ia tak sengaja tertidur dan ketika bangun terkejut mendapati ponselnya sudah tidak ada.

Herlinda kemudian melapor ke Polsuska Stasiun Tawang. Petugas Polsuska langsung memeriksa rekaman CCTV dan melihat ada pria yang mengambil ponsel Herlinda yang dicharge di stasiun.

Dari rekaman CCTV, diketahui pencuri itu naik KA Sembrani Tambahan menuju Stasiun Surabaya Pasarturi yang berangkat pukul 06.58 WIB. Polsuska stasiun langsung berkoordinasi dengan Polsuska yang mendampingi perjalanan di dalam kereta.

Setelah dicari di dalam kereta ditemukan pria berinisial MW yang cirinya mirip seperti dalam rekaman CCTV. Ia pun diturunkan di Stasiun Cepu dan dibawa kembali ke Stasiun Semarang Tawang dengan KA Sembrani Lebaran relasi Surabaya Pasarturi-Gambir untuk diserahkan ke Polsek Semarang Utara.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Krisbiyantoro membenarkan peristiwa itu dan menyebut jika segala peristiwa baik di luar kereta yaitu stasiun dan di dalam kereta terpantau CCTV. Dan jika ada berbuat pelanggaran maka akan ditindak tegas.

"Di area stasiun dan di dalam kereta, kami sudah melengkapinya dengan kamera CCTV yang membantu pantauan keadaan stasiun dan kereta selama 24 jam non stop. Untuk itu, semua kejadian yang terjadi akan terekam dikamera CCTV dan akan dilakukan penindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Krisbiantoro, Selasa (21/6/2019).

(alg/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed