DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 17:05 WIB

Fatihatun yang Tewas di Mesir Pemurah, Sering Kirim Kitab ke Temannya

Wikha Setiawan - detikNews
Fatihatun yang Tewas di Mesir Pemurah, Sering Kirim Kitab ke Temannya Orang tua Fatihatun Nahdliyyah. Foto: Wikha Setiawan/detikcom
Jepara - Mahasiswa Al Azhar, Kairo asal Kabupaten Jepara, Fatihatun Nahdliyyah (22) meninggal akibat kecelakaan. Fatihatun dikenal sebagai gadis yang pandai dan murah hati.

Ayahnya, Ali Rohmat (51) sangat kehilangan atas meninggalnya Fatihatun. Selama ini, Fatihatun merupakan teladan yang baik bagi adik-adiknya.

Selama menempuh pendidikan sejak MI hingga kuliah, Fatihatun selalu menunjukkan nilai yang baik.

"Kalau sekolah anaknya serius. Nilainya juga selalu baik. Tapi tetap ramah dan sopan," ujarnya.

Hal ini disampaikan Ali saat berbincang dengan detikcom di rumahnya Desa Srikandang RT 1 RW 10, Bangsri, Kabupaten Jepara, Sabtu (18/5/2019).


Sebelum melanjutkan ke Mesir, gadis kelahiran 17 Maret 1996 itu menempuh pendidikan di Pesantren Matholi'ul Falah, Kajen Kabupaten Pati dari MTs hingga MA.

"Di pesantren itu anak saya menghafal Alquran tanpa sepengetahuan saya. Malah Kiai-nya yang bilang ke saya," lanjutnya.

Fatihatun Nahdhiyyah semasa hidup. Fatihatun Nahdhiyyah semasa hidup. Foto: Dok keluarga


Selama di Al Azhar, putrinya itu juga sering memberi kitab kuning atau buku terbitan Timur Tengh kepada teman-temannya yang ada di Indonesia.

"Dia itu anak yang baik. Dengan keterbatasan finansial masih sering membelikan kitab atau buku kepada rekannya yang ada di Indonesia. Di sana harganya lebih murah, dan katanya dia kasihan sama temannya terutama yang kurang mampu," tuturnya.


Mahasiswi tingkat tiga Fakultas Dirasat Islamiyah Kampus Putri, Jurusan Syariah, Universitas Al Azhar itu juga pernah menyampaikan jika akan melanjutkan ke jenjang S2 di sana.

"Iya, dia ingin melanjutkan S2 di sana. Katanya akan pulang kalau selesai kuliah, dan akan S2 di sana," paparnya.

Namun, takdir berkata lain. Fatihatun meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan di Mesir.

"Kalau orang tua kan bisanya mendukung, dan mendoakan. Tapi mendengar kabar duka itu, saya pasrah," tandasnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed