detikNews
Selasa 14 Mei 2019, 12:14 WIB

Info Mudik 2019

Berencana Mudik Lewat JLS Wonogiri? Jalan Mulus Tapi Jangan Terlena

Aris Ariyanto - detikNews
Berencana Mudik Lewat JLS Wonogiri? Jalan Mulus Tapi Jangan Terlena Jalur lintas selatan (JLS) wilayah Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri. Foto: Aris Arianto/detikcom
Wonogiri - Pemudik yang berencana melewati jalur lintas selatan (JLS) ruas Wonogiri, Jawa Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya kerap terjadi kecelakaan di jalur yang menawarkan pemandangan indah tersebut.

"Jalannya lebar dan mulus, leluasa untuk kendaraan melaju. Tapi ingat jangan sampai terlena lalu injak gas, jangan ngebut. Supaya terhindar dari kecelakaan," jelas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri, Ismiyanto, kepada detikcom, Selasa (14/5/2019).

Dia menerangkan, beberapa kali terjadi kecelakaan di JLS itu. Penyebabnya sebagian besar dari kecelakaan di lokasi itu lantaran human error. Pengguna jalan kerap terlena dengan kondisi jalan yang mulus.

Jalur lintas selatan (JLS) wilayah Kecamatan Giriwoyo, WonogiriJalur lintas selatan (JLS) wilayah Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri Foto: Aris Arianto/detikcom

"Kami membantu kepolisian untuk mengingatkan pengguna jalan atau pemudik yang melintasi JLS agar ekstra hati-hati," tandas Ismiyanto.

Imbauan itu akan diwujudkan dalam bentuk spanduk yang dipasang di lokasi strategis. Sementara untuk rambu dan alat pengatur lalu lintas merupakan kewenangan pemerintah pusat pada jalur nasional itu.

Ismiyanto menjelaskan, JLS ruas Wonogiri memang dijadikan jalur bagi pemudik dari arah Solo menuju Pacitan dan sekitarnya pada Lebaran ini. Hal serupa juga dilakukan musim mudik tahun lalu. Untuk keperluan itu, papan petunjuk menuju JLS segera dipasang.


"Bisa pula pemudik melalui melalui jalur utara di Wonogiri-Ngadirojo-Baturetno-Giriwoyo, tapi jalan tidak terlalu lebar. Di jalur utara ada pula beberapa titik yang rawan macet dan padat kendaraan," terang Ismiyanto.

Di JLS, tutur dia, lebar badan jalan mencapai 7,5 meter. Masih ditambah bahu jalan masing-masing 2 meter. Lebar bisa menjadi dua kali lipatnya atau 15 meter saat di jalan menikung.

Diwawancara terpisah, pengemudi sebuah biro perjalanan, Susanto berujar, untuk pemudik tujuan Jatim yang melewati wilayah Wonogiri, keberadaan JLS dirasa sangat menguntungkan. Pasalnya kondisi jalan mulus, lebar, didukung fasilitas lain yang cukup komplit.

Misalnya SPBU, rumah sakit dan puskesmas, serta rest area dan warung makan, di Kecamatan Pracimantoro. Selanjutnya puskesmas, rumah makan, masjid, dan kantor polisi di Kecamatan Giritontro dan Giriwoyo.


"Jalannya lebar dan sangat mulus, fasilitas seperti SPBU, rest area, rumah sakit, kantor polisi hingga rumah makan tersedia. Pemandangannya juga indah, berupa deretan perbukitan," ujar dia.

JLS yang melintas wilayah Wonogiri sepanjang sekitar 37 kilometer melewati Kecamatan Pracimantoro, Giritontro, dan Giriwoyo. Jalannya mulus tanpa ditemukan kerusakan. Beberapa ruas jalan membelah bukit hingga menjadikan pemandangan begitu indah.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com