DetikNews
Selasa 16 April 2019, 21:23 WIB

947 Napi Termasuk Napi Korupsi di Lapas Semarang Ikut Nyoblos

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
947 Napi Termasuk Napi Korupsi di Lapas Semarang Ikut Nyoblos Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Semarang - Narapidana di Lapas Klas IA Kedungpane Semarang akan menggunakan hak pilihnya. Ada 947 narapidana yang akan mencoblos, termasuk narapidana korupsi.

Kalapas Klas I Kedungpane Semarang, Dadi Mulyadi mengatakan awalnya ada 815 napi yang tercatat dalam DPT, kemudian verifikasi tambahan 225 orang.

"Jadinya 947, ada penambahan 112 orang," kata Dadi saat dihubungi melalui telepon, Selasa (16/4) malam.

Sedangkan sisanya yang belum terdaftar merupakan narapidana yang berasal dari luar Kota Semarang yang datanya tidak ditemukan.

"Kan ini masuknya TPS khusus, ada warga binaan luar daerah yang tidak ada datanya. Dicari capil dan KPU asal usul dia," pungkasnya.

Terkait napi kasus korupsi seperti eks Bupati Kebumen Yahya Fuad dan Bupati Purbalingga Tasdi kemungkinan akan ikut nyoblos di Lapas Kedungpane. Begitupula wakil ketua DPR RI, Taufik Kurniawan yang juga ditahan di sana.

"Kan ada beberapa kasus mantan kepala daerah yg hak pilih dan hak dipilih dicabut. Nanti kita cek," pungkas Dadi.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Triatmaja mengayakan, Taufik Kurniawan sudah dipindah dari Sel Tahti Polda Jateng ke Lapas Kedungpane sehingga Taufik tidak nyoblos di Polda.

"Pak Taufik sudah di Kedungpane. Rencana (yang nyoblos di Polda Jateng) 57 orang dari 71 tahanan. Sisanya tidak bisa nyoblos karena tidak punya form A5 dan tidak punya e-KTP," kata Agus.

(alg/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed