detikNews
Selasa 09 April 2019, 14:01 WIB

Cak Imin Ajak Warga Kudus Doakan Pemilu Damai Bukan Kian Panas

Akrom Hazami - detikNews
Cak Imin Ajak Warga Kudus Doakan Pemilu Damai Bukan Kian Panas Muhaimin Iskandar di Kudus. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Pemilu serentak 17 April 2019 kian dekat. Suasana panas dan tensi politik meningkat antar pendukung semakin tinggi.

Gerakan Nusantara Bertauhid yang diinisiasi Muhaimin Iskandar atau Cak Imin hari ini singgah di Pondok Pesantren Tahfidz Yanbu'ul Qur'an, Jalan Rahtawu, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, Selasa (9/4/2019).

Cak Imin mengatakan, Nusantara Bertauhid diadakan juga untuk mengawal Pilpres 17 April. Karena saat ini diwarnai saling hujat, fitnah, sebar hoax seperti yang terjadi sekarang ini. Ia meminta semua pihak untuk tetap menjaga persatuan saat Pilpres 2019.

"Nusantara Bertauhid akan ikut mengawal pemilu 17 April. Yang saat ini ada persaingan, fitnah, saling hujat," kata Cak Imin dalam sambutannya.

Pihaknya berusaha tidak jadi bagian dari aksi yang berpotensi memecah belah bangsa. Pihaknya hanya berusaha dengan Nusantara Bertauhid di seluruh nusantara, akan terjaga ukhuwah atau persaudaraan umat Islam.

"Serta terjaga ukhuwah wathoniyah dan basariyah. Sehingga pemilu bisa lancar," beber Ketum PKB ini.

Ia berharap kiai dan santri ikut mendoakan agar pemilu berjalan lancar. Dengan semua perbedaan yang ada, satu sama lain bisa nyaman.


Usai acara, Cak Imin kembali menyampaikan jika Nusantara Bertauhid adalah menyerukan ukhuwah kepada seluruh warga.

"Supaya luka-luka pemilu ini tidak menjadikan bahan perpecahan kita. Oleh karena itu, bertauhid itu mengesakan Allah, itu artinya hilangkan pertempuran, perbedaan apalagi konflik perpecahan," tambah Cak Imin.

Ia berharap doa melalui khotmil quran, semaan quran dan zikir, pemilu sukses, tercipta pemerintahan yang sukses, lancar semua usaha baik legislatif maupun eksekutif mulai presiden sampai bupati bisa berjalan baik.

Koordinator Nusantara Mengaji Jazilul Fawaid menjelaskan dari kegiatan ini akan memberikann cahaya yang menerangi bangsa Indonesia

"Bangsa butuh doa hafiz dan hafizah. Pesta demokrasi akan melahirkan pemimpin menuju kemajuan bukan perpecahan. Maka kita mengambil tema Indonesia Bersatu," ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Yanbu'ul Qur'an KH Ulil Albab Arwani, menjelaskan acara ini agung karena yang dibaca adalah agung. Sebab Alquran memang utuh hingga hari akhir. "Acara semoga menjadikan pondok ini berkah, dan nusantara aman, serta barokah," kata Ulil Albab.

"Semoga juga bisa menghasilkan pemimpin yang baik," harap Ulil Albab.



Simak Juga 'Cak Imin akan Sapu Kader PKB yang Membelot Dukung Prabowo!":

[Gambas:Video 20detik]

Cak Imin Ajak Warga Kudus Doakan Pemilu Damai Bukan Kian Panas

(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed