DetikNews
Senin 11 Februari 2019, 13:52 WIB

Polres Salatiga Pamerkan Sepeda Khusus Polisi Jadul

Aji Kusuma - detikNews
Polres Salatiga Pamerkan Sepeda Khusus Polisi Jadul Foto: Aji Kusuma/detikcom
salatigas - Cikal bakal kelahiran kepolisian Republik Indonesia sudah dimulai sejak era Hindia Belanda. Mengapresiasi perjalanan bersejarah itu, Polres Salatiga memulai menginvetarisasi benda-benda kepolisian yang pernah digunakan pada masa lampau.

Satu diantara benda bersejarah itu adalah sebuah sepeda polisi era Hindia Belanda hingga awal kemerdekaan RI. Sepeda itu awal mula di Indonesia digunakan oleh politie (polisi) Hindia Belanda.

Sepeda merk Hima dulunya menjadi sepeda khusus atau inventaris kepolisian pada zaman dulu. Polisi melakukan patroli keliling daerah menggunakan sepeda waktu itu.
Polres Salatiga Pamerkan Sepeda Khusus Polisi JadulFoto: Aji Kusuma/detikcom

"Sepeda merk Hima ini buatan perusahaan milik Belanda yang berada di Surabaya, sekitar tahun 1930 an. Dulu import langsung dari Belanda, tetapi permintaan yang semakin banyak, akhirnya pemerintah kolonial membangun pabriknya di Surabaya," Jelas Kapolres Salatiga, AKBP Gatot Hendro Hartono kepada detikcom, Senin (11/2/2019).

Sepeda Hima yang terpajang di halaman Polres Salatiga itu juga dilengkapi dengan piranti tugas polisi. Pemilihan piranti tersebut juga disesuaikan dengan yang digunakan pada era sebelum kemerdekaan.

"Dulu Polisi tidak menggunakan pistol, tetapi pakai klewang. Nah, kalau pelindung kepala menggunakan helm yang terbuat dari baja," Jelas Gatot sembari menunjukkan cara memasang klewang merek Milsco yang terselip boncengan belakang sepeda polisi.
Polres Salatiga Pamerkan Sepeda Khusus Polisi JadulFoto: Aji Kusuma/detikcom

Proses perangkaian kembali sepeda Hima membutuhkan waktu hampir tiga bulan lamanya. Bahkan Gatot harus berpetualang dari satu kolektor ke kolektor yang lain untuk mendapatkan spare part dan aksesoris sepeda.

"Keaslian sepeda ini ada pada ukiran bertuliskan polisi di rangka sepeda. Rangka ini kami dapatkan dari kolektor di Ponorogo, dan yang lain di supplai kawan-kawan kolektor. Kalau klewang dan helm ini kami dapat dari gudang Kantor Satlantas Polres Salatiga," tandas Gatot.

(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed