Pesan TKN Jokowi soal Polri Pertebal Pengamanan DIY Jelang Pemilu

Usman Hadi - detikNews
Jumat, 01 Feb 2019 15:43 WIB
Jalan Malioboro di Yogya (Foto: Fitraya/detikTravel)
Yogyakarta - Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja (TKD KIK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepakat dengan langkah Mabes Polri mempertebal pengamanan pemilu 2019 di DIY. Namun Timses Jokowi di DIY memberikan sejumlah catatan.

"Asal arah keamanan (pengamanan) diarahkan ke sana, tidak menimbulkan ketakutan secara psikologis politik kepada masyarakat, saya kira itu silakan saja," jelas Sekretaris TKD KIK DIY, Johanes S Keban, Jumat (1/2/2019).

Keban mengatakan sejauh penebalan keamanan tersebut diperuntukkan untuk menjamin stabilitas politik di kawasan DIY dan menjamin kepastian hak politik rakyat dalam rangka menggunakan hak suaranya pada hari H Pemilu maka langkah tersebut perlu didukung.


Keban berkeyakinan Mabes Polri memiliki alasan tersendiri mengapa mengambil langkah mempertebal pengamanan pemilu di suatu wilayah. Salah satunya karena mempertimbangkan risiko kerawanan Pemilu di wilayah tersebut.

"Tingkat kerawanan tinggi di pemilu ini adalah Solo, Yogyakarta. Karena alasan itulah mengapa pihak keamanan memberikan konsentrasi lebih dalam rangka memastikan bahwa kondisi politik di DIY dan Jawa Tengah kondusif," paparnya.

Menjelang hari Hpencoblosan, kata dia, tensi politik di Yogya akan merangkak naik. Dia berharap situasi itu tidak diperburuk oleh ulah-ulah pihak tidak bertanggungjawab yang bisa merusak kondisi kondusif di DIY.


"Kalau ke arah itu saya kira kita semua mendukung. Tidak hanya TKN, tapi saya kira BPN juga pasti setuju, Pak Prabowo juga pasti setuju, dan masyarakat umum juga akan setuju dengan hal itu," pungkas Keban.



Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu (ush/mbr)