Polisi Periksa 5 Saksi di Maluku Soal Dugaan Perkosaan Mahasiswi UGM

Ristu Hanafi - detikNews
Jumat, 18 Jan 2019 17:39 WIB
Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto. Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - Tim penyidik Polda DIY memeriksa lima orang saksi anyar terkait kasus dugaan pemerkosaan mahasiswi UGM. Lima saksi itu merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi KKN UGM di Pulau Seram, Maluku pada tahun 2017.

"Ada lima saksi baru, diperiksa di Maluku oleh timnya Pak Hadi," kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto kepada wartawan di Mapolda DIY, Jumat (18/1/2019).

Diketahui, tim penyidik Polda DIY memang terbang ke Maluku untuk kepentingan penyidikan. Tim dipimpin langsung oleh Direktur Reskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo. Di sana, penyidik melakukan olah TKP dan rekonstruksi peristiwa yang dilaporkan.


"Jadi sekarang total sudah ada 26 saksi yang sudah diperiksa, 21 saksi diperiksa di Polda DIY, 5 saksi di Polda Maluku," jelasnya.

Yuliyanto juga mengungkapkan, hasil penyidikan di Maluku, tidak ditemukan adanya hewan babi hutan seperti tertulis di artikel 'Nalar Pincang UGM atas Kasus Perkosaan' yang diterbitkan oleh Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung UGM awal November 2018.


"Di Balairung, ditulis banyak babi hutan, di sana tidak ada babi berkeliaran. Berdasarkan keterangan dan hasil tim di sana, tidak memungkinkan di lingkungan (lokasi KKN UGM 2017) itu ada babi berkeliaran," terangnya. (sip/sip)