Di Rumah Inilah Legiman Pengemis Tajir di Pati Memilih Tinggal

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 16 Jan 2019 13:55 WIB
Rumah kos tempat Legiman tinggal. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rumah kos tempat Legiman tinggal. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Pati - Legiman, seorang pengemis di Pati, baru-baru ini membuat kabar heboh karena mengaku memiliki aset kekayaan lebih dari Rp 1 milar. Ketika ditelusuri lebih jauh, selama ini ternyata dia tinggal di sebuah rumah kos.

Legiman, pengemis tuna daksa yang terjaring razia PGOT oleh Satpol PP Kabupaten Pati, Sabtu lalu. Saat itu dia membuat pengakuan mengejutkan tentang aset kekayaan dan hasil mengemis setiap harinya.

Hari ini, Rabu (16/1/19), detikcom berusaha mencari rumah yang selama ini sebagai tempat tinggalnya. Rupanya dia tinggal di sebuah rumah kos.


Saat dikunjungi, rumah kos Legiman nampak sepi. Berkali-kali pintu rumah diketuk namun tak ada jawaban, pertanda tidak ada penghuni di dalamnya. di wilayah perumahan Gunung Bedah, Rt 3 Rw 5 Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo, Pati.
Di Rumah Inilah Legiman Pengemis Tajir di Pati Memilih TinggalLegiman saat ditangkap Satpol PP (Foto: Dok Satpol PP Pati)

Salah seorang tetangga Legiman, Priyo, membenarkan bahwa rumah berukuran lebar sekitar 6 meter itu merupakan rumah kos yang selama ini ditinggali Legiman. Sudah sekitar setahun terakhir dia tinggal di tempat itu. Para tetangga pun tahu bahwa Legiman adalah seorang pengemis.

"Dulunya dia (Legiman) itu warga Sudo, pertama datang ke sini nemui saya, karena saat itu saya masih menjabat Kepala Desa. Dia minta dicarikan kos, akhirnya saya arahkan ke rumah sebelah saya ini. Sudah sekitar setahun tinggal di sini," kata Priyo, ditemui di rumahnya, Rabu (16/1/19).

Di Rumah Inilah Legiman Pengemis Tajir di Pati Memilih TinggalRumah kos tempat Legiman tinggal. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)

Legiman diketahui tinggal sendirian di dalam rumah kosnya. Setiap bulannya Legiman harus membayarkan tarif kos senilai Rp 400 ribu kepada sang pemilik kos. Setiap pagi, Legiman dijemput adiknya untuk berangkat mengemis, termasuk pulangnya juga diantar kembali.

"Biasanya berangkat sekitar jam 7 pagi, ya saya tidak tahu dia itu beroperasinya di mana, pindah-pindah kok. Dia kan cacat ya, tidak pernah keluar rumah, karena kan sulit. Pulangnya tidak pati. Yang jelas dia selalu diantar jemput adiknya yang warga Sudo itu," jelasnya.


Sekretaris Desa Sokokulon, Sumarno, mengaku justru baru mengetahui jika Legiman tinggal di wilayah desanya. Dia juag baru mengetahui setelah berita tentang Legiman viral karena pengakuannya yang menghebohkan.

"Kemarin kami pihak desa sudah memanggil untuk klarifikasi, yakni Pak Legiman, adiknya dan pemilik kos. Ternyata memang benar, sebenarnya malah kami baru mengetahuinya kemarin," paparnya melalui sambungan telepon.


Simak Juga 'Modal Melas, Pengemis di Pati Punya Kekayaan Rp 1 Miliar':

[Gambas:Video 20detik]


Di Rumah Inilah Legiman Pengemis Tajir di Pati Memilih Tinggal
(mbr/mbr)