Tahanan Titipan Rutan Rembang Gantung Diri

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 07 Nov 2018 15:00 WIB
Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Rembang - Seorang tahanan titipan rumah tahanan (rutan) kelas II B Rembang, Lip Apriyanto (25) warga Lubuklinggau, Bengkulu Utara melakukan gantung diri. Ia melakukan di ruang kamar 16 blok timur, tempat ia ditahan, pada Rabu (7/11/18) siang.

Kepala Rutan kelas II B Rembang, Ruspriyatno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Beruntung, yang bersangkutan ditemukan masih dalam kondisi bernyawa dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang.

"Kondisinya masih bernafas meskipun sudah tidak sadarkan diri. Kami langsung larikan ke rumah sakit, ini sedang dalam penanganan," terang Ruspriyatno saat ditemui di ruang IGD RSUD Rembang.

Ia mengakui tidak ada yang mengetahui persis kronologi bagaimana yang bersangkutan bisa sampai nekat melakukan aksi tersebut. Sebab, saat kejadian, seluruh tahanan sedang menunaikan ibadah salat dzuhur.

"Saat itu saya sedang ada di kantor atas, kemudian mendapatkan kabar dari rekan-rekan bahwa ada tahanan yang gantung diri. Saya langsung cek, dan memerintahkan untuk mengantarkannya segera ke rumah sakit," jelasnya.

"Jadi tidak ada yang tahu, karena kan seperti biasa tahanan maupun narapidana kita ajak untuk salat berjamaah ketika datang waktu sholat. Nah infonya kebetulan yang bersangkutan mungkin sedang sakit dan tidak ikut. Saat itulah dia mungkin melakukan aksinya. Pas teman-teman sekamarnya kembali, teriak saat menemukan dia gantung diri," imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang, Zainal menjelaskan, yang bersangkutan saat ini mendapatkan perawatan intensif di ruang IGD RSUD berupa alat bantu pernafasan komplit.

"Kondisinya terbilang buruk, tifak sadarkan diri, dan nafasnya tidak beraturan. Sehingga harus kami bantu dengan alat pernafasan yang dipasang komplit. Kondisinya memang darurat. Sehingga harus ditangani intensif," paparnya.

Adapun Lis Apriyanto merupakan tahanan titipan Polres Rembang atas kasus penipuan yang masih dalam proses penyidikan. Yang bersangkutan mulai menjadi tahanan titipan di Rutan kelas II B Rembang sejak tanggal 10 Oktober kemarin.

(bgs/bgs)