DetikNews
Selasa 09 Oktober 2018, 14:21 WIB

Polda Jateng Telusuri Aliran Dana Pungli Uji KIR di Dishub Rembang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Polda Jateng Telusuri Aliran Dana Pungli Uji KIR di Dishub Rembang Kantor Dishub Rembang. Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Semarang - Dua petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rembang yang tertangkap tangan terkait pungutan liar sudah berstatus tersangka. Kepolisian juga menelusuri aliran uang hasil pungli itu.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan dua orang berinisial SA dan W itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dan penyelidikan masih berlangsung.

"Ya, sudah (tersangka)," kata Condro usai nonton bareng film Sultan Agung di XXI Paragaon Semarang, Selasa (9/10/2018).

Dua orang tersebut tertangkap menerima uang pungli dalam uji KIR. Dan ketika ditangkap tim Subdit III Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Jateng diamankan uang Rp 21,2 juta. Oleh sebab itu masih ditelusuri aliran dananya.


"Kita telusuri aliran dananya," pungkas Condro.

Untuk diketahui, OTT dilakukan hari Kamis (4/10) di lokasi uji KIR kantor Dishub Rembang. Saat itu ada 37 kendaraan melakukan uji KIR. Tapi pembayaran tidak melalui loket melainkan Master Uji yaitu SA dengan nominal Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu.


Jumlah itu jauh lebih tinggi dari peraturan daerah setempat yaitu antara Rp 59.900 hingga Rp 64.500. Dengan membayar sejumlah uang pungli, kendaraan bisa lulus uji KIR meski sebenarnya tidak memenuhi syarat.

Selain Master Uji, kasir atau bendahara berinisial W juga ditangkap. Dari penyelidikan, modus tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2013.
(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed