Nasdem DIY: Bupati Gunungkidul Kader Kami, Harus Dukung Jokowi

Ristu Hanafi - detikNews
Jumat, 21 Sep 2018 18:11 WIB
Badingah (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Badingah (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - DPW Partai Nasdem DIY menepis klaim bahwa Bupati Gunungkidul, Badingah, merupakan kader Partai Amanat Nasional (PAN). Nasdem menegaskan Badingah merupakan kader partainya dan diharuskan mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

"Mau klaim terserah mereka, yang jelas Nasdem deal dengan PAN waktu Pilkada Gunungkidul 2015. Mereka (PAN) usung Imawan Wahyudi sebagai wabup dan bupatinya diusung dari Nasdem, Badingah. Jadi terakhir tercatat sebagai anggota Nasdem, saat maju sebagai calon bupati ber-KTA Nasdem, dicalonkan Nasdem," kata Ketua DPW Nasdem DIY, Subardi saat dihubungi detikcom, Jumat (21/9/2018).


Meski sebagai kadernya, namun Nasdem tidak memaksakan Badingah maju sebagai juru kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019 mendatang. Menurut Subardi, hal tersebut ada alasannya.

"Khusus Badingah, ada kesepakatan antara Nasdem dengan parpol koalisi pengusung pasangan Badingah-Imawan Wahyudi di Pilkada lalu. Atas kesepakatan koalisi Pilkada, Badingah tidak masuk di struktur timses atau jurkam, agar fokus ketugasannya sebagai bupati," jelasnya.


Meski tidak diinstruksikan menjadi jurkam atau masuk struktur tim sukses, Subardi menegaskan Badingah sebagai kader Nasdem harus mendukung Jokowi.

"Tapi sebagai kader Nasdem, harus dukung Jokowi," tandas Subardi.


Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Gunungkidul, Badingah, tidak bersedia masuk dalam Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja DIY. Belakangan ada alasan bahwa dia enggan bergabung karena ingin konsentrasi menyelesaikan tugas-tugas beratnya sebagai bupati. (mbr/mbr)