detikNews
Kamis 30 Agustus 2018, 18:06 WIB

Luka-luka Bocah di Purbalingga Akibat Cakaran Ibu Tiri

Arbi Anugrah - detikNews
Luka-luka Bocah di Purbalingga Akibat Cakaran Ibu Tiri Pelaku di Polres Purbalingga. Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Purbalingga - Satreskrim Polres Purbalingga mengungkap hasil penyidikan yang dilakukan terhadap ibu tiri yang menganiaya bocah. Diketahui luka-luka yang diderita bocah berumur 7 tahun itu karena cakaran pelaku.

"Pengakuan tadi kita tidak menemukan adanya luka sayatan. Hasil visum adalah luka-luka lecet dan lebam karena benda tumpul bukan benda tajam, luka di kakinya itu akibat dicakar 5 jari jadi bukan karena benda tajam tapi cakaran (ibu tirinya)," kata Kasatreskrim Polres Purbalingga AKP Poniman kepada wartawan, Kamis (30/8/2018).

Dia mengatakan jika ibu tirinya tersebut melakukan penganiayaan ini saat tak senang dengan perilaku korban.

"Tempramennya tinggi langsung melakukan pemukulan atau cubit atau mencakar dan sebagainya seperti itu sesuai dengan luka yang diderita oleh anak," ucapnya.


Tindakan penganiayaan tersebut diakui tersangka sudah dilakukan semenjak korban tingga bersamanya.

"Dilakukan semenjak dia bersama sama ibu tirinya dan tinggal bersama ibu tirinya kurang lebih 5 tahun secara berulang jadi tidak terus menerus mulai dari usia 2 tahun," jelasnya.

Video korban yang menunjukkan luka-luka di tubuhnya viral di media sosial.


Video berdurasi 2 menit 50 detik itu memperlihatkan guru sebuah SD di Purbalingga, Giatri tengah menanyai dan memperlihatkan luka-luka di wajah, tangan, kaki, dan bagian tubuh lain pada bocah tersebut.

Giatri saat ditemui mengatakan, video tersebut direkam pada hari Senin (27/8) pagi, saat korban dibawa ke ruangannya karena terlihat murung dan terdapat banyak luka di tubuhnya.

"Anaknya tidak mau ngaku (saat ditanya). Pertama saya lihat luka tapi tidak mau ngaku, katanya jatuh," kata Giatri, Rabu (29/8/2018)

Namun setelah dilakukan pendekatan, anak itu kemudian membenarkan bahwa semua luka itu akibat kekerasan yang dilakukan keluarganya.

"Saat saya tanya (apakah dilakukan) sama mamah, dia manggut-manggut," jelasnya.
(arb/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com