Embarkasi Solo akan Ditambah Fasilitas Replika Pesawat

Ragil Ajiyanto - detikNews
Jumat, 03 Agu 2018 16:40 WIB
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali - Fasilitas di asrama haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali minta ditambah. Salah satu diantaranya sebuah replika atau mockup pesawat terbang yang di dalamnya mirip dengan kondisi aslinya. Untuk apa?

"Penyediaan mockup pesawat yang di dalamnya persis pesawat, ada kursi, toilet, sehingga jemaah nanti terbiasa. Maklum jemaah kita dari daerah-daerah, jangankan ke Arab, mungkin keluar daerah baru saat ini. Sehingga kita mencoba membiasakan diri (bagi jemaah)," ujar Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), A. Iskandar Zulkarnaen, kepada para wartawan disela-sela melakukan monitoring pelaksanaan pelayanan ibadah haji di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali Jumat (3/8/2018).

Mockup pesawat tersebut untuk latihan atau membiasakan diri jemaah calon haji selama perjalanan udara menuju Arab Saudi maupun sebaliknya. Menurut dia, hal itu penting karena mereka berasal dari berbagai kalangan. Bahkan, kemungkinan ada yang baru sekali itu bepergian jauh dan naik pesawat terbang.

"Karena terbang 10 jam itu (Dari Indonesia ke Arab Saudi), kalau belum terbiasa perlu hal-hal yang disesuaikan. Sehingga mockup itu perlu," kata Iskandar.

Simulasi saat berada di dalam pesawat diperlukan agar jemaah tidak kebingungan dan kerepotan. Misalnya, tata cara penggunaan toilet pesawat serta aturan lainnya. Saat ini, dari seluruh Embarkasi di Indonesia, hanya Embarkasi Makkasar, Sulawesi Selatan saja yang sudah memiliki mockup pesawat.

"Kita sudah studi banding ke Makkasar. Kalau disini ada tempat dan nilai manfaatnya lebih besar ya kita upayakan," tandasnya.

Iskandar menambahkan, untuk pengadaan mockup pesawat terbang masih menunggu kajian dari Embarkasi Solo. Termasuk ketersediaan lokasi dan sebagainya. Apakah mock up akan menggunakan pesawat bekas atau membangun replika yang baru. Semuanya masih akan dikaji untuk menimbang efisiensi dan efektivitasnya.

Mengenai pelayanan jemaah di Embarkasi Solo, ia mengatakan ada beberapa fasilitas yang bisa ditambah untuk peningkatan pelayanan. Antara lain mobil ambulans serta mobil khusus pengangkut jemaah yang lansia ataupun berkebutuhan khusus dari Embarkasi ke bandara.

"Ruangan untuk petugas 280 orang, sepertinya ruangannya kurang memadai, kita analisa karena ruangan petugas sangat penting untuk kualitas penyelenggaraan. Karena mereka bertugas (di Asrama Haji) 60 hari, kalau tempat istirahatnya kurang memadai takutnya kualitas penyelenggaraan juga menurun," imbuh dia.

Pihaknya berharap, kualitas penyelenggaraan haji terus meningkat.

(bgs/bgs)