DetikNews
Kamis 12 Juli 2018, 13:54 WIB

Kisruh PPDB di Solo: 12 SMP Kurang Murid, 31 Anak Sempat Terlantar

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kisruh PPDB di Solo: 12 SMP Kurang Murid, 31 Anak Sempat Terlantar Balai Kota Solo (Foto: Muchus Budi R/detikcom)
Solo - Kuota SMP negeri di Solo tak terpenuhi setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online ditutup. Namun Pemkot Surakarta memastikan seluruh anak sudah terdistribusi.

Berdasarkan data dari ppdb.surakarta.go.id, terdapat 12 SMP Negeri yang kuotanya masih belum terpenuhi. Namun Dinas Pendidikan (Disdik) Surakarta mendata hanya ada 31 anak yang belum mendapatkan sekolah.

"Tapi sekarang sudah kami salurkan ke 12 sekolah itu. Jadi tidak ada anak yang tidak sekolah," kata Sekretaris Disdik Surakarta, Unggul Sudarmo saat ditemui di kantornya, Kamis (12/7/2018).


Menurutnya, adanya selisih jumlah antara kuota sekolah dengan jumlah peserta PPDB online disebabkan beberapa faktor. Antara lain ialah anak lebih memilih sekolah swasta daripada sekolah negeri yang kurang favorit.

"Mungkin orang tua ingin menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. Kan banyak sekolah swasta yang sudah bagus," ujar dia.


Sementara itu, Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, tidak mempermasalahkan adanya sisa kuota di SMP Negeri. Dia justru menilai dengan jumlah siswa yang sedikit, sekolah dapat lebih memaksimalkan potensi siswa.

"Misal biasanya ada 10 rombongan belajar, sekarang ada 8, ya tidak ada persoalan. Semakin kecil jumlahnya semakin baik proses belajar mengajarnya," kata Rudy saat ditemui di Balai Kota Surakarta.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed