DetikNews
Kamis 08 Maret 2018, 21:49 WIB

Oknum Karyawan Perhutani Terlibat Pembalakan Liar di Grobogan

Akrom Hazami - detikNews
Oknum Karyawan Perhutani Terlibat Pembalakan Liar di Grobogan Foto: Akrom Hazami/detikcom
Grobogan - Yudi Ariswanto (42), warga Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, yang juga karyawan dari Perhutani KPH Gundih ditangkap polisi. Sebab yang bersangkutan terlibat kasus illegal logging.

Dia ditangkap bersama satu pelaku lagi Agus Eko Prasetyo alias Gepeng (35), warga Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Grobogan.

Kapolsek Geyer AKP Sunaryo mengatakan Polres Grobogan bekerjasama dengan Perum Perhutani KPH Gundih mengungkap kasus illegal logging di wilayah tersebut.

"Dalam pengungkapan kasus ini, berhasil mengamankan dua orang yang diduga menjadi pelaku atau tersangka," katanya pada wartawan di Grobogan, Kamis (8/3/2018).
grobogan

Aparat mengamankan kedua pelaku Rabu (7/3/2018) kemarin. Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti kayu jenis sonokeling. Jumlah kayu sebanyak 3 potongan. Panjang tiap potongan sekitar 2,5 meter dengan diameter 30-50 centimeter.

Pelaku akan dijerat dengan Undang Undang Republik Indonesia No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

"Pelaku saat ini ditahan di mapolres dan barang buktinya masih kita amankan di Polsek Geyer. Pelaku akan kita jerat dengan Undang Undang Republik Indonesia No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan hutan," ungkapnya.

Menurutnya, pengungkapan kasus berawal dari informasi penebangan satu pohon sonokeling di petak 31 E, RPH Bancar, BKPH Juworo yang masuk wilayah Desa Sobo, Kecamatan Geyer. Ketika itu, lanjutnya, saat dicek ke lokasi, pohon diperkirakan sudah dipotong menjadi beberapa potongan. Namun, di lokasi kejadian hanya tersisa tiga potongan saja.

"Polisi menemukan ada jejak ban mobil yang tertinggal. Setelah melakukan penelusuran, tiga potongan kayu sonokeling lainnya ditemukan disebuah pekarangan kosong di dekat rumah Yudi Ariswanto. Polisi juga menemukan indikasi jejak ban mobil dilokasi penebangan mirip dengan model ban kendaraan yang sering digunakan Yudi," terangnya.

Hasilnya, kepada polisi, para pelaku mengakui perbuatannya. Proses hukum tetap dilanjutkan. Keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed