Kota Bandung

Gerindra Nilai PKS Terlalu Buru-buru Tentukan Calon Wawali Bandung

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 15 Feb 2022 21:25 WIB
Balai Kota Bandung
Balai kota Bandung (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Sekretaris DPC Gerindra Kota Bandung Ferry C Rismafury mengatakan, sampai saat ini Gerindra masih belum membahas secara resmi tentang calon Wakil Walikota (Wawali) Bandung pendamping Yana Mulyana.

Pernyataan itu juga, sekaligus menanggapi pernyataan Ketua DPW PKS Jabar Haru Suandharu yang menyebut, calon Wawali Bandung dari PKS telah mengerecut ke dua sosok.

"Komunikasi baru sebatas bersurat, PKS minta pertemuan dengan kita, kita jawab pertemuan nanti setelah ditetapkan wali kota definitif," kata Ferry ditemui detikcom di Kawasan Lengkong, Kota Bandung, Selasa (15/2/2022).

Seperti diketahui, saat ini Mendagri telah memberhentikan Wali Kota Bandung Oded M Danial karena meninggal dunia. Syahdan, DPRD Kota Bandung harus mengusulkan Plt wali kota menjadi wali kota definitif, sekaligus pemberhentian wakil wali kota.

Setelah itu, baru pembahasan usulan wakil wali kota yang dibahas oleh partai pengusung.

"Mereka sudah bersurat dan kita sudah jawab. Mereka tanya kapan pertemuan formal, pembahasan calon itu seharusnya nanti pas pertemuan formal," tambahnya.

Ferry yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandung menilai, pihak PKS terlalu terburu-buru dalam membuat mekanisme penjaringan wawali sendiri, padahal ada Gerindra juga sebagai pasangan pengusung Oded-Yana.

"Tidak kooperatif justru mereka, bikin mekanisme sendiri bukan mekanisme partai pengusung," ujarnya.

Ferry mengungkapkan, mekanisme penjaringan wakil wali kota harus disepakati partai pengusung dan DPRD Kota Bandung.

"Terkait wakil, ada kriterianya, pertama nyaman dengan wali kota definitif, harus nyaman orang yang ditunjuk, kedua diterima oleh semua pihak. Semua pihak itu bisa diterima di DPRD, karena mekanismenya juga ada di DPRD," ungkapnya.

Ferry kembali menegaskan, belum ada pertemuan formal antara Gerindra dan PKS. Pertemuan akan dilakukan jika, wali kota definitif sudah ada.

"Pola komunikasi mereka tidak jalan, malah justru secara formal hanya sebatas surat menyurat, tetapi di luar itu ke media seolah-olah bicara yang lain seolah-olah mereka itu intens komunikasi dengan kita, padahal tidak," tegasnya.

Selain itu, terkait empat nama calon wakil wali kota yang sebelumnya ramai diperbincangkan, Ferry juga mengetahui kabar itu dari media.

"Pasca meninggal Mang Oded, 7 hari Gerindra masih berkabung, tiba-tiba PKS munculkan 4 nama, bahkan kita tahu nama kau dari media," pungkasnya.

Simak juga 'Alami Kenaikan, Kopti Kab Bandung Desak Pemerintah Stabilkan Harga Kedelai':

[Gambas:Video 20detik]



(wip/yum)